mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Pengertian dan Contoh Kalimat Berpola O-P-S-Pel-K [Lengkap]

Pengertian dan Contoh Kalimat Berpola O-P-S-Pel-K [Lengkap]

Contoh kalimat berpola O-P-S-Pel-K

Contoh kalimat berpola O-P-S-Pel-K biasa kita dengar dalam bentuk kalimat pasif. Sehingga bila ada pertanyaan terkait kalimat pola ini, biasanya pertanyaan tersebut kelihatan menjebak.

Sebab objek dalam kalimat terlihat seperti subjek.

Pertanyaan tentang kalimat berpola O-P-S-Pel-K akan sering kita temukan ketika ulangan. Beberapa dari kamu pasti ada yang sudah pernah lihat dan terjebak oleh soal-soal.

Jadi agar tidak terulang lagi, mari pahami bagaimana bentuk kalimat O-P-S-Pel-K dan contohnya.

 

Pengertian Kalimat Berpola O-P-S-Pel-K

Sesuai dengan urutannya, kalimat ini diawali dengan Objek - Predikat - Subjek - Pelengkap - Keterangan.

Sebagai contoh soal quiz, coba kamu tebak pola kalimat di bawah ini.

  • Kami ditawari oleh orang tidak dikenal sebuah permen waktu pulang sekolah kemarin
  • Dia disuruh pak guru mengambil buku catatan di ruang kepala sekolah
  • Ani diminta menghadap wali kelas oleh Hanung karena menyontek waktu ujian harian

Jika dlihat sekilas, kata "Kami" di kalimat pertama, "Dia" di kalimat kedua, dan "Ani" di kalimat ketiga kelihatan seperti kata Subjek. Padahal ketiganya adalah kata objek dalam kalimat tersebut.

Sebab predikat dalam kalimat menggunakan awalan "Di-" yang artinya "Kami", "Dia", dan "Ani" adalah objek yang menerima predikat atau perintah.

Hampir semua kalimat berpola O-P-S-Pel-K juga merupakan kalimat pasif. Sehingga kita bisa mengenalinya dengan melihat apakah ada kata "oleh" pada kalimat tersebut.

 

Contoh Kalimat Berpola O-P-S-Pel-K

Agar lebih paham dengan kalimat berpola O-P-S-Pel-K, mari lihat beberapa contoh berikut ini.

  1. Adik diberi cemilan kesukaannya oleh ibu karena dia tidak rewel di pasar
    (O: Adik, P: Diberi cemilan kesukannya, S: Ibu, Pel: Tidak rewel, K: Di pasar)
  2. Agus dikirimi oleh bosnya file berisi hasil meeting untuk direkap tadi siang
    (O: Agus, P: Dikirimi, S: Bosnya, Pel: File hasil meeting untuk direkap, K: Tadi siang)
  3. Para karyawan di perusahaan tersebut dinasehati oleh atasannya karena masih banyak yang tidak disiplin tiap pagi
    (O: Karyawan di perusahaan, P: Dinasehati, S: Atasannya, Pel: Karena masih banyak yang tidak disiplis, K: Tiap pagi)
  4. Agi dihadiahi oleh Nani mobil-mobilan yang ia impikan pada hari ulang tahunnya
    (O: Agi, P: Dihadiahi, S: Nani, Pel: Mobil-mobilan yang ia impikan, K: Pada hari ulang tahunnya)
  5. Kami diberi oleh petugas sekolah hukuman karena terlambat waktu upacara sudah dimulai
    (O: Kami, P: Diberi, S: Petugas sekolah, Pel: Hukuman karena terlambat, K:Waktu upacara sudah dimulai)
  6. Bank yang kemarin kerampokan dijaga oleh polisi dan tentara dengan sangat ketat setelah kejadian kemarin
    (O: Bank yang kemarin kerampokan, P: Dijaga, S: Polisi dan tentara, Pel: Dengan sangat ketat, K: setelah kejadian kemarin)
  7. Kami ditawari oleh agen asuransi itu produk yang menurutnya paling bagus waktu sedang bersantai di taman
    (O: Kami, P: Ditawari, S: Agen asuransi, Pel: Produk yang menurutnya paling bagus, K: Waktu sedang bersantai di taman)
  8. Satu kelas ditraktir oleh Mamat sebagai hadiah karena dia lulus dengan nilai terbaik setelah hasil ujian keluar
    (O: Satu kelas, P: Ditraktir, S: Mamat, Pel: Sebagai hadiah karena dia lulus dengan nilai terbaik, K: Setelah hasil ujian keluar)

 

Setelah tahu bagaimana contoh kalimat berpola O-P-S-Pel-K, semoga kamu tidak terkecoh lagi waktu ujian di sekolah. Kuncinya adalah teliti dan menyusun peran dari tiap kata dalam satu kalimat tanpa terburu-buru.

SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Freelance, Content Writer, Bloger, dan Kontributor di beberapa media.

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Posting Komentar

close