mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Kalimat Simulfiks : Pengertian dan Contoh-contohnya [Lengkap]

Kalimat Simulfiks : Pengertian dan Contoh-contohnya [Lengkap]

kalimat simulfiks

Sebelumnya kita sudah pernah belajar tentang afiks atau imbuhan. Dan kalimat simulfiks ini merupakan kalimat yang didalamnya terdapat imbuhan dengan ciri-ciri dan pola tertentu.

Kalimat ini sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, sebab sering diucapkan dalam keseharian. Mari simak materi selengkapnya tentang kalimat simulfiks pada konten berikut ini

 

Apa Itu Kalimat Simulfiks?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, simulfiks adalah afiks yang tidak berbentuk suku kata dan yang ditambahkan atau dileburkan pada dasar. Jadi, kalimat simulfiks bisa diartikan sebagau kalimat yang mengandung afiks tidak berbentuk suku kata serta yang ditambahkan pada bentuk dasarnya.

Maksudnya adalah simulfiks menggantikan satu atau lebih kata mengubah arti dari kata dasarnya dengan cara memberikan imbuhan atau afiks. Letaknya berada di awalan kata dasar.

Contohnya adalah imbuhan n pada ngopi (kata dasarnya kopi) dan imbuhan n pada nyari (kata dasarnya cari).

 

Contoh Kalimat Simulfiks

Berikut ini berbagai contoh kalimat simulfiks lengkap dengan pola kalimatnya dalam bahasa Indonesia.

  • Banyak orang yang belum tau bagaimana cara ngebakar sampah yang benar. (N + bakar)
  • Dia tega ngemakan rezeki orang. (N + makan)
  • Dia itu cuma ngetes kamu saja. (N + tes)
  • Kafe ini cocok sekali buat kaum milenial yang suka nongkrong sambil ngopi. (N + kopi)
  • Jangan suka ngintip. Nanti bintitan loh. (N + intip)
  • Hanya Nisa yang mau ngerawat ibunya sampai sembuh. (N + rawat)
  • Saya berusaha ngeyakinin kamu kalau kamu bisa lewatin masalah ini. (N + yakin + in)
  • Ia ngewarisi sifat ayahnya. (N + waris + i)
  • Kau jangan suka mitnah! (N + fitnah)
  • Pak Bara sedang masang lampu minyak. (N + pasang)
  • Air sumur ini nyusutkarena kemarau panjang. (N + susut)
  • Karena ngebut, ia nabrak kendaraan yang ada di depannya. (N + tabrak)
  • Kita harus nerima apapun yang telah Tuhan tetapkan. (N + terima)
  • Dosen itu ngajar di Universitas Indonesia (N + ajar)
  • Ngapain kamu ke sini? (N + apa + in)
  • Raja itu sangat lalim, suka nginjak-nginjak. (N + injak)
  • Jangan suka ngumbar kebaikan diri kepada orang lain. (N + umbar)
  • Adik suka sekali ngelus kucing itu. (N + elus)

 

Demikian penjelasan singkat tentang pengertian dan contoh kalimat simulfiks yang bisa kamu pelajari. Selain itu kamu bisa belajar materi imbuhan lainnya seperti prefiks, konfiks, infiks, sufiks, dan lain sebagainya hanya di Ayo Berbahasa.

Baca Juga Materi Berikut Ini
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Freelance, Content Writer, Bloger, dan Kontributor di beberapa media.

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Posting Komentar