mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Penjelasan dan Contoh Sufiks dalam Bahasa Indonesia Lengkap

Penjelasan dan Contoh Sufiks dalam Bahasa Indonesia Lengkap

Contoh sufiks dalam bahasa Indonesia

Ayo Berbahasa pada postingan ini akan sedikit memberikan penjelasan dan contoh sufiks dalam bahasa Indonesia. Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa sufiks juga merupakan salah satu jenis dari imbuhan atau yang disebut dengan afiks.

Afiks sendiri diartikan sebagai bunyi atau kata yang ditambahkan pada awal, tengah, ataupun akhir. Berbagai ahli telah menerangkan pendapatnya soal definisi imbuhan, namun tidak saya jelaskan di sini, kamu bisa melihatnya pada postingan Ayo Berbahasa sebelumnya.

Pengertian Sufiks (akhiran)

Sebelum saya membahas contoh sufiks (akhiran) dalam bahasa Indonesia, terlebih dahulu kamu harus mengetahui tentang definisi dari sufiks itu sendiri. Sufiks merupakan imbuhan yang ditambahkan pada akhir kata.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sufiks adalah afiks yang ditambahkan pada bagian belakang kata dasar, juga disebut sebagai akhiran. Menurut Abdul Chaer, sufiks adalah afiks/imbuhan yang dibubuhkan di kanan bentuk dasar. Sementara itu, Menurut Kridalaksana sufiks adalah imbuhan yang ditambahkan pada bagian belakang kata dasarnya.

Adanya sufiks juga bisa merubah makna dari kata dasarnya. Sebagai contoh, kata "makanan" yang memiliki makna berbeda dengan makan yang merupakan bentuk dasarnya. Makanan merupakan kata benda, sedangkan makan merupakan kata kerja.

Contoh lainnya adalah kata "hiburan" yang berasal dari kata dasar "hibur". Sebelum di tambah imbuhan -an, kata hibur merupakan verba, sedangkan setelah ditambahkan menjadi hiburan maka berubah menjadi kata benda.

Macam-macam Sufiks

Macam-macam Sufiks dalam bahasa Indonesia
Ada beberapa contoh akhiran dalam bahasa Indonesia, diantaranya yaitu -an, -kan, -i, -nya, -man, -wan, -wati, -kah, dan pun. Selain itu, sufiks atau akhiran juga bisa berasal dari serapan kata asing. Berikut adalah macam-macamnya.

1. Contoh Sufiks -an

Contoh akhiran -an juga memiliki beberapa makna yang terbentuk dari sufiks -an. Diantaranya yaitu :

a. Sufiks Pembentuk Kata Benda Hasil Tindakan

  • Buatan : Robot buatan mahasiswa asal Bandung berhasil menjadi juara robotika tingkat nasional
  • Catatan : Saya akan meminjamkan buku ini kepada anda, dengan catatan besok harus dikembalikan.
  • Didikan : Dengan didikan kedua orang tuanya, kini pemuda itu menjadi orang yang sukses.

b. Sufiks Pembentuk Kata Benda yang Biasa Dikenai Tindakan

  • Bacaan : Buku bacaan tersebut tidak pernah di baca oleh siswa.
  • Makanan : Rasa makanan yang dihidangkan lezat sekali.

c. Sufiks Pembentuk Nomina Tempat

  • Kubangan : Kerbau tengah berendam di kubangan tersebut.
  • Awalan : Dalam melakukan olahraga lompat, awalan harus benar-benar baik supaya berhasil.
  • Tepian : Ia sedang termenung di tepian sungai.

d. Sufiks Pembentuk Nomina Alat untuk Menghitung atau Mengukur 

  • Timbangan : Penjual tersebut menimbang daging yang akan dibeli konsumen dengan timbangan.
  • Meteran : Meteran adalah salah satu alat ukur yang cukup sering digunakan.

e. Sufiks Pembentuk Nomina Cara atau Hal

  • Tembakan : Tembakan maut dari tentara musuh membuat
  • Tonjokan : Dengan tonjokan maut petinju tersebut, membuat lawannya terjatuh.
  • Pukulan : Pukulan tersebut selalu berhasil ditangkisnya.

f. Sufiks Pembentuk Nomina Kumpulan atau Gugusan

  • Ribuan : Ribuan orang kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa tsunami tersebut.
  • Puluhan : Puluhan ribu buruh demo menuntut kenaikan upah.
  • Sayuran : Pagi ini Ibu pergi ke pasar untuk membeli sayuran.
  • Lautan : Lautan di Indonesia sangat luas.
  • Daratan : Seluruh daratan Eropa telah dikuasainya oleh Sekutu.

g. Sufiks Pembentuk Nomina yang Mempunyai atau Mengandung

  • Durian : Ani dan temannya kini sedang menikmati durian yang lezat.
  • Rambutan : Aku dilarang terlalu banyak makan rambutan oleh ayah.

h. Sufiks Pembentuk Nomina yang Menyerupai

  • Gunungan : Dari keraton, gunungan tersebut di bawah ke masjid.
  • Piringan : Andi sedang membawa benda seperti piringan hitam.

i. Sufiks Pembentuk Kata Sifat yang Merupakan Sesuatu yang Memiliki Sifat

  • Asinan : Asinan yang dimasak oleh ibu, lezatnya tiada tara.
  • Manisan : Jangan terlalu banyak malam manisan untuk penderita diabetes.

j. Sufiks Pembentuk Kerja yang Merupakan Sesuatu yang Pelakunya Banyak

  • Jualan : Para pedagang dilarang jualan di halte bus.
  • Pacaran : Muda mudi dilarang pacaran di taman bunga tersebut.

2. Contoh Sufiks -kan

Sama seperti akhiran -an, akhiran -kan juga punya beberapa makna, diantaranya yaitu :

a. Sufiks Pembentuk Verba Menjanjikan

  • Datangkan : Dalam acara tersebut, panitia berhasil datangkan musisi terkenal.
  • Hitamkan : Bagaimana cara untuk hitamkan kumis?
  • Jalankan : Jalankan saja terlebih dahulu, nanti akan terlihat hasilnya.

b. Sufiks Pembentuk Verba Untuk atau Kepada Orang Lain

  • Bacakan : Bacakan terlebih dahulu surat tersebut.
  • Sewakan : Jangan sewakan sepeda motor ini kepada orang lain.

c. Sufiks Pembentuk Verba Sungguh-sungguh

  • Dengarkan : Dengarkan terlebih dahulu penjelasan dari saya.
  • Camkan : Tolong camkan itu!

3. Contoh Sufiks -i

Kata yang mendapat akhiran ini akan mengubah makna menjadi makna perintah. Beberapa contohnya yaitu :

  • Cabuti : Cabuti rumput itu sekarang juga.
  • Turuti : Jangan turuti semua kemauannya.
  • Lengkapi : Lengkapi isian kosong berikut ini.
  • Sirami : Jangan lupa sirami bunga setiap hari.
  • Sampuli : Jangan lupa sampuli buku tersebut.

4. Contoh Sufiks -nya

Kata dengan akhiran -nya pada bagian akhiran yang mengungkapkan keterangan kata ganti orang ketiga tunggal. Sufiks –nya juga dapat memberikan makna sebagai berikut :

  • Menyatakan efek penegasan saat digunakan dalam kalimat, misalnya ‘Tutup jendelanya sekarang!’.
  • Menjelaskan situasi saat digunakan dalam kalimat, contohnya ‘Budi belajar dengan semangatnya’.
  • Menyatakan kata tugas, misal sesungguhnya, sebenarnya, sepertinya.

5. Contoh Sufiks -man, -wan dan -wati

Sufiks yang satu ini dipakai untuk menjelaskan jenis kelamin. Sufiks -man dan -wan untuk laki-laki, sedangkan -wati adalah untuk jenis kelamin perempuan. Beberapa diantaranya yaitu :

  • Ilmuwan : Ilmuwan asal Jepang berhasil menciptakan robot canggih.
  • Budayawan : Ia seorang budayawan populer pada masa kini.
  • Seniman : Seniman tersebut tampil memukau pada pagelaran budaya yang diselenggarakan kemarin malam.
  • Karyawati : Seluruh karyawan dan karyawati diliburkan hari ini.
  • Wartawan : Dua wartawan tewas akibat kerusuhan di Papua.

6. Contoh Sufiks -kah

Merupakan contoh akhiran yang kerap digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berfungsi untuk memberikan penegasan pada suatu pertanyaan. Sufiks ini bisa mengandung dua makna, yaitu :

a. Bentuk Terikat yang Dipakai untuk Mengukuhkan Pertanyaan

  • Mungkinkah dia kembali?
  • Berlari atau berjalankah kawanmu itu?

b. Bentuk Terikat yang Dipakai untuk Menghaluskan Pertanyaan dan Terdapat pada Kalimat Tanya

  • Apakah kamu sedang sibuk?
  • Siapakah yang mau membantuku?
  • Dimanakah aku sekarang?
  • Berapakah harga hp ini?
  • Bagaimanakah kelanjutan ceritanya?

7. Contoh Sufiks -pun

Akhiran -pun sebenarnya memiliki makna lain yaitu 'juga'. Beberapa contohnya antara lain merekapun, kitapun, dan sayapun. Misal pada kalimat : 'Kitapun merasa sakit hati atas hinaan tersebut'. Sufiks -pun pada kata kitapun memiliki makna 'kita' juga merasa sakit hati seperti yang lainnya.

8. Contoh Sufiks dari Serapan Kata Asing

Sufiks juga bisa ditemui pada kata-kata serapan asing. Berikut beberapa contoh sufiks tersebut adalah :

  • Sufiks -al yang  makna sifat, misalnya formal, emosional, aktual
  • Sufiks -iah yang bermakna sifat, misalnya alamiah, lahiriah, batiniah, duniawiah.
  • Sufiks -is yang memiliki makna sifat, misalnya praktis, ekonomis, astronomis, psikologis, dan strategis.
  • Sufiks -isme yang memiliki makna paham atau aliran, misalnya komunisme, nasionalisme, patriotisme, liberalisme, terorisme.
  • Sufiks -or yang memiliki makna ‘orang yang bertindak sebagai’, misalnya narator, aktor, editor.
  • Sufiks -asi/isasi yang memiliki makna proses, misalnya naturalisasi, konfirmasi, islamisasi.
  • Sufiks -asme yang memiliki makna kata benda, misalnya antuasiasme.
  • Sufiks -er yang memiliki makna sifat, misalnya sekunder, primer, tersier.
  • Sufiks -if yang memiliki makna sifat, contohnya sportif, objektif, subjektif, kohesif, relatif, konsumtif, responsif.

Baca juga : contoh infiks

Contoh Sufiks Dalam Kalimat

Sebagai penutup, berikut saya berikan beberapa contoh kalimat yang mengandung akhiran :

  • Ibu sedang menyiapkan makanan untuk berbuka puasa.
  • Ribuan orang tewas akibat terjangkit virus flu burung.
  • Budi memiliki cita-cita menjadi aktor yang terkenal.
  • Dengan semangat patriotisme, para pahlawan berjuang sekuat tenaga mengusir penjajah dari Indonesia.
  • Apakah kamu mau menikah denganku?
  • Tutup pintunya sekarang juga!
  • Sirami tanaman tersebut agar tidak layu.
  • Ayu selalu mempercayai ramalan berdasarkan zodiak.
  • Lukisan warna biru-ungu itu lebih menarik perhatian pengunjung pameran.
  • Tembakan meleset oknum polisi mengenai seorang bocah yang sedang bermain dengan teman-temannya.

Demikianlah pembahasan materi dan contoh sufiks dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan untuk kalian semua. Terima kasih dan sampai jumpa pada materi selanjutnya.
Baca Juga Materi Berikut Ini
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Dengan menulis, ada banyak hal yang bisa kita bagikan

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Posting Komentar