RajaBackLink.com

15+ Contoh Pantun Dagang dan Penjelasannya [Lengkap]

Contoh pantun dagang

Ada banyak jenis-jenis pantun, selain pantun nasihat, pantun teka-teki, pantun cinta, pantun jenaka, dan pantun adat, masih ada pantun dagang. Jika kamu beranggapan bahwa pantun dagang adalah pantun yang berhubungan dengan perdagangan, maka itu salah besar.

Karena pantun dagang sebenarnya adalah pantun yang berisi tentang kisah dan nasib seseorang. Biasanya kisah dan nasib yang kurang baik.

Terkadang juga pantun dagang ini ditulis dalam bahasa Melayu. Sebab, banyak orang-orang Melayu yang berpantun seperti ini.

Sama seperti pantun jenis lainnya, pantun ini juga terdiri dari 4 baris, bersajak a-b-a-b, baris pertama dan kedua adalah sampiran, serta baris ketiga dan keempat adalah isi.

 

Contoh Pantun Dagang

Supaya kamu semakin memahami materi tentang pantun ini, berikut ini kami berikan beberapa contohnya yang bisa menjadi referensi :

  1. Tudung saji hanyut terapung
    Hanyut terapung di air sungai
    Niat hati ingin pulang kampung
    Apa daya tangan tak sampai
  2. Apa direndang di kuali
    Beras siarang belum masak
    Apa dipandang kepada kami
    Emas kurang bangsa pun tidakOrang menampi di halaman
    Anak raja pergi ke tungkai
    Tuan hendak pergi jalan
    Hamba tak suka ditinggalkan

    Berlari-lari bukan kijang
    pandan tersandar di ujungnya
    Bernyanyi-nyanyi bukan girang
    Badan tersadar di untungnya

    Kalau begini tara papan
    ke barat juga condongnya
    Kalau begini nasib badan
    Melarat juga kesudahannya

  3. Dari malakake ke negeri Pahang
    Sindah di kendal beli kuini
    Saya ini dagang menumpang
    Mengharap belas orang disini
  4. Gedang-gedang kay di rimba
    Sikeduduk degung berdegung
    Kadang-kadang hatiku iba
    Setiap saat duduk termenung
  5. Berlari-lari ke kayu sepat
    disana tempat sarang belalang
    berlari-lari mencari obat
    obat dapat nyawa tlah hilang
  6. Meninjau padi telah masak
    batang kapas bertimbal jalan
    hati risau di bawa gelak
    bagai panas mengandug hujan
  7. Bukit puisi bukit berderai
    Tanahnya liat berbatu-batu
    Walau kini badan bercerai
    tapi tidak berlama-lama
  8. Berdentum tentang ombak purus,
    Berdentum tentang pariaman
    Dimana badan takkan kurus
    Anak sembilan yang ditanggungkan
  9. Kalau tidak tahu di rumah raja
    Lihatlah pandan yang berduri
    Kalau tidak tahu diuntung hamba
    Dapat petang habis pagi
  10. Singkarak kota tinggi
    Sumani mendadap dulang
    Awan berarang hamba tangisi
    Badan jauh di rantau orangKalau terkeang orang di Jambi
    Mati kesturi dalam kaca
    Kalau terkenang jantung hati
    Tidur bersulam air mata

    Tidak tudung selubuk ini
    Tudung saji dari seberang
    Tidak untung seburuk inu
    Kemana pergi di benci orang

  11. Ada di timba bandar padang
    Biuluk juga yang tertimba
    Ada ditiru yang di orang
    Yang buruk jua yang bersua
  12. Usah ditimpa bandar padang
    Makin ditimpa makin keruh
    Usah dicinta anak dagang
    Makin dicinta makin jauh
  13. Kapal perak pendayung perak
    Nahkoda dari tanah Jawa
    Berbapak tidak beibu pun tidak
    Kemana untung akan di bawa
  14. Kapal berlayar di tengah samudera
    Anak jepiting di balik batu
    Apa di harap kepada hamba
    Diriku miskin yatim piatu
  15. Raup cempaka dalam ketiding
    Lapuk terjemur di atas karang
    Hidup umpama pancuran kering
    Orang haus baru terkenang.

 

Itulah dia berbagai contoh pantun dagang yang dapat kamu pelajari, pantun yang unik dan berbeda dari jenis lainnya.

Posting Komentar

Komentar yang sesuai dengan postingan dan tidak mengandung unsur negatif pasti akan disetujui oleh admin :)

Maaf, tidak diperkenankan berkomentar menggunakan atau mengandung tautan aktif
Indonesia Website Awards