Ketika ada keluarga, teman, atau kerabat berdiskusi tentang tanah, kebun, atau sawah, biasanya membicarakan tentang luasnya. Dan satuan yang bisa digunakan untuk menyatakan luas yaitu hektar.
Pada umumnya, secara pelafalan orang-orang Indonesia menyebutnya hektar (bukan hektare). Namun, bagaimanakah kalau dilihat secara penulisan yang baku?
Apakah kata yang baku atau hektar atau yang benar hektare? Yuk, simak jawaban selengkapnya pada artikel berikut ini.
Hektar atau Hektare? Manakah Penulisan yang Benar?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, penulisan kata yang baku adalah hektare bukan hektar. Kata ini memiliki makna satuan ukuran luas sama dengan 10.000 m² atau 100 are
Kata hektare bisa singkat menjadi ha. Misalnya, 100 ha atau 150 ha. Kata ini termasuk ke dalam kata benda atau nomina.
Contoh Kalimat dari Kata Hektare
Berikut ini berbagai contoh kalimat yang mengandung kata hektare dalam bahasa Indonesia.
- Petani itu memiliki sawah seluas dua hektare.
- Kebun teh di daerah pegunungan mencapai 50 hektare.
- Setiap hektare ladang jagung bisa menghasilkan 7 ton.
- Ia membeli lahan perkebunan kopi seluas 10 hektare.
- Pemerintah membuka 100 hektare lahan baru untuk pertanian.
- Kebakaran hutan melanda lebih dari 300 hektare lahan.
- Reboisasi dilakukan di area seluas 25 hektare.
- Taman nasional tersebut memiliki luas 10.000 hektare.
- Penebangan liar merusak ratusan hektare hutan tropis.
- Perumahan baru dibangun di atas lahan 15 hektare.
- Kawasan industri itu berdiri di lahan 200 hektare.
- Lapangan golf tersebut memiliki luas 80 hektare.
- Investor membeli tanah kosong seluas 5 hektare.
- Bandara baru akan dibangun di area 1.500 hektare.
- Satu hektare sawah bisa menghasilkan beras untuk 10 keluarga.
- Harga tanah per hektare di daerah itu sangat mahal.
- Perusahaan kelapa sawit menguasai 20.000 hektare lahan.
- Setiap hektare kebun karet menghasilkan 1 ton getah.
- Lahan pertanian seluas 3 hektare dijual dengan harga tinggi.
Nah sekarang sudah tahu kan? Jadi kata yang baku itu hektare ya bukan hektar. Jangan sampai salah lagi ya.


0 komentar
Maaf, tidak diperkenankan berkomentar menggunakan atau mengandung tautan aktif