mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Apa Itu Kalimat Aktif dan Jenis-jenisnya [Lengkap]

Apa Itu Kalimat Aktif dan Jenis-jenisnya [Lengkap]

apa itu kalimat aktif

Kalimat aktif merupakan salah satu jenis kalimat menurut fungsi subjeknya. Selain itu, kalimat aktif juga merupakan lawan dari kalimat pasif dengan fungsi subjek yang berbeda. Untuk kali ini, terlebih dahulu kita akan membahas kalimat aktif.

Tak hanya membahas pengertiannya saja, tetapi juga membahas mengenai ciri-ciri, jenis, dan juga contoh dari kalimat aktif. Untuk lebih jelasnya, mari simak konten ini sampai selesai

 

Apa Itu Kalimat Aktif?

Kalimat aktif adalah kalimat yang menandakan bahwa subjek sedang melakukan aktivitas atau kegiatan. Dalam kalimat aktif, subjek berperan sebagai pelaku.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan perbuatan dalam predikat verbalnya.

 

Ciri-ciri Kalimat Aktif

Setelah mengetahui definisinya, sekarang kita membahas ciri-cirinya. Berikut ini ciri-ciri dari kalimat aktif :

  • Subjek berperan sebagai pelaku.
  • Predikat diawali dengan awalan ber- atau me-
  • Predikat tergolong kata kerja.
  • Biasanya berpola S-P-O atau S-P-O-K.
  • Terkadang membutuhkan objek untuk melengkapi kalimat.
  • Terkadang juga membutuhkan pelengkap dan keterangan, namun tidak membutuhkan objek.

 

Jenis-Jenis Kalimat Aktif

Kalimat aktif terbagi menjadi empat jenis yaitu kalimat aktif transitif, kalimat aktif intransitif, kalimat aktif semitransitif, kalimat aktif dwitransitif. Berikut masing-masing penjelasannya :

 

Kalimat Aktif Transitif

Tahukah kamu apa itu kalimat aktif transitif? Kalimat aktif transitif adalah kalimat aktif yang mana predikatnya harus disandingkan dengan objek. Ditandai dengan adanya kata kerja atau verba transitif.

Kalimat aktif transitif juga ditandai dengan awalan me- atau memper- serta bisa diubah menjadi kalimat pasif. Berikut ini beberapa contoh dari kalimat aktif transitif :

  • Kepala desa menunjuk Pak Joko menjadi Kepala Bidang Kesejahteraan Masyarakat.
  • Kakak menyapu lantai setiap pagi.
  • Adel memakan jeruk pemberian temannya.
  • Kucing itu melompati pagar.
  • Paman membawa oleh-oleh dari Medan.
  • Adi mendengarkan musik dangdut.
  • Putri menerima hadiah dari kekasihnya.
  • Amir menjawab pertanyaan dengan benar.
  • Pandu mengendarai sepeda motor dengan kencang.
  • Pak Subur mengalahkan lawannya dalam pertandingan catur.

 

Kalimat Aktif Intransitif

Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang predikatnya menggunakan verba intransitif dengan imbuhan ber-, ter-, ter-kan, atau ber-kan. Umumnya menggunakan pola kalimat S-P, namun juga bisa berpola S-P-Pel maupun S-P-K.

Berbeda halnya dengan kalimat aktif transitif, kalimat aktif intransitif tidak bisa diubah ke dalam bentuk kalimat pasif. Berikut beberapa contohnya :

  • Adik berlari.
  • Adi bermain sepak bola.
  • Jihan terlihat cantik hari ini.
  • Mereka bertengkar karena masalah ekonomi.
  • Kevin bertemu teman.
  • Ibu tertidur di kamarnya.
  • Ibu berbelanja ke pasar.
  • Heri bertanya PR matematika.
  • Aku berangkat sekolah pagi-pagi.
  • Kakak bercocok tanam di kebun.

 

Kalimat Aktif Semitransitif

Apa itu kalimat aktif semitransitif? Kalimat aktif semitransitif adalah kalimat aktif yang tidak bisa diikuti objek dan hanya dapat diikuti oleh  pelengkap saja. Ditandai dengan imbuhan ber-, me-, me-i, atau ber-an.

Kalimat ini memiliki pola S-P-Pel dan tidak dapat diubah ke dalam kalimat pasif. Berikut beberapa contoh kalimat aktif semitransitif :

  • Penyanyi itu bersuara merdu.
  • Anak itu sedang bermain layang-layang.
  • Najwa Shihab menjadi Duta Baca Indonesia.
  • Lisa membayar utangnya.
  • Ibu membeli anting baru.
  • Ayah berpikir kritis.
  • Kakak menggigil kedinginan.
  • Adik menggigit tanganku.
  • Lucky berbicara lantang.
  • Aku meratapi nasib.

 

Kalimat Aktif Dwitransitif

Kalimat aktif dwitransitif adalah kalimat aktif yang mengandung objek dan pelengkap sekaligus. Kalimat ini umumnya berpola S-P-O-Pel, namun juga bisa berpola S-P-O-Pel-K atau K-S-P-O-Pel.

Kalimat aktif dwitransitif bisa diubah ke dalam kalimat pasif. Berikut adalah beberapa contohnya :

  • Ibu membelikan Denis sepatu baru.
  • Kepala desa memerintahkan warga kerja bakti.
  • Bu Tiara mencicipi masakan pembantunya.
  • Kami memakan jeruk pemberian Lia.
  • Rina menawarkan Ayu pisang goreng.
  • Ayah memperbaiki sepeda adik.
  • Budi mengajarkan adiknya membaca.
  • Ayah menghadiahi putrinya kalung emas.
  • Kepala Sekolah memberi kami motivasi.
  • Pak Guru menunjuk Roni sebagai ketua kelas yang baru.

 

Demikian penjelasan mengenai apa itu kalimat aktif dan juga jenis-jenisnya. Selamat belajar dan jangan lupa bagikan materi ini kepada yang lainnya ya.

Baca Juga Materi Berikut Ini
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Freelance, Content Writer, Bloger, dan Kontributor di beberapa media.

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Posting Komentar