mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Apa Itu Huruf Vokal dan Contohnya [Lengkap]

Apa Itu Huruf Vokal dan Contohnya [Lengkap]

Apa itu huruf vokal

Halo adik-adik, kembali lagi dengan Ayo Berbahasa.

Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari salah satu jenis huruf yaitu huruf vokal. Nah apa sih yang dimkasud huruf vokal itu dan apa saja conoh-contohnya? Yuk kita pelajari bersama.

 

Pengertian Huruf Vokal

Huruf vokal adalah huruf yang melambangkan vokal dalam bahasa Indonesia yang terdiri atas a, i, u, e, o. Selain itu juga bisa diartikan huruf yang menciptakan bunyi dalam suatu kata.

Jadi seperti ini, huruf alfabet itu terdiri atas 26 huruf. 5 huruf merupakan huruf vokal, dan 21 lainnya merupakan huruf konsonan. Selain itu ada juga diftong, gabungan huruf vokal, dan gabungan huruf konsonan.

Istilah vokal berasal dari bahasa Latin yaitu vocalis, yang berarti "berbicara". Pada kebanyakan bahasa, pembicaraan tidak mungkin dilakukan tanpa melibatkan bunyi-bunyi vokal seperti a,i,u,e,o.  

Sebutan lain untuk huruf vokal adalah huruf bunyi. Sebab, vokal sendiri diartikan sebagai bunyi atau ujaran bahasa yang dihasilkan alat bicara jika aliran udara yang keluar dari paru-paru tidak mengalami hambatan. (Sumber : buku Konsep Dasar Bahasa Indonesia yang disusun oleh Robiatul Munajah)

Posisi lidah saat mengucapkan huruf vokal bisa kamu lihat pada gambar di bawah ini 


Contoh Pemakaian Huruf Vokal

Huruf vokal baik itu a, i, u, e, o bisa terletak di awal, tengah, maupun akhir kata. Contohnya bisa kamu lihat pada tabel di bawah ini

Huruf VokalPosisi AwalPosisi TengahPosisi Akhir
aapipadilusa
e*enakpetaksore
 emberpendek-
 emaskenatipe
iitusimpanmurni
oolehkotaradio
uulangbumiibu

Khusus huruf e, ada yang namanya diakritik yaitu tanda tambahan pada huruf yang sedikit banyak mengubah nilai fonetis huruf. Karena pada huruf e ada tiga diakritik yang pelafalannya berbeda-beda yaitu

a. Diakritik (é) dilafalkan [e]. Misalnya:

  • Anak-anak bermain di teras (téras).
  • Kedelai merupakan bahan utama pembuatan kecap (kécap).

b. Diakritik (è) dilafalkan [ɛ]. Misalnya:

  • Kami menonton film seri (sèri).
  • Komponen militer (militèr) Indonesia cukup kuat.

c. Diakritik (ê) dilafalkan [ə]. Misalnya:

  • Pertandingan Chelsea vs Manchester United berakhir seri (sêri).
  • Upacara itu dihadiri pejabat teras (têras) Bank Indonesia.
  • Kecap (kêcap) dulu makanan itu.

Penggunaan diakritik ini bertujuan untuk menghindari keraguan pada suatu ejaan kata.  

Dan pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) menambahkan informasi pelafalan diakritik é (taling terbuka), è (taling tertutup), dan ê (pepet). Ejaan Indonesia sebelumnya seperti Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) hanya mencantumkan tanda aksen (′).

 

Pemenggalan Huruf Vokal pada Kata Dasar

Sebuh kata dasar yang didalamnya terdapat huruf vokal, cara pemenggalannya sebagai berikut :

  • Jika di tengah kata terdapat huruf vokal yang berurutan, pemenggalannya dilakukan di antara kedua huruf vokal tersebut. Misalnya, bu-ah, ma-in, ni-at, dan sa-at.
  • Huruf diftong ai, au, ei, dan oi tidak bisa dipenggal, sehingga kedua huruf vokal tersebut dibunyikan secara bersamaan. Contohnya, pan-dai, au-la, dan sau-da-ra.
  • Jika di tengah kata dasar ada huruf konsonan di antara dua huruf vokal, pemenggalannya dilakukan sebelum huruf konsonan tersebut. Contohnya, ba-pak, la-wan, de-ngan, dan ke-nyang.
  • Apabila di tengah kata dasar ada dua huruf konsonan yang berurutan, pemenggalannya dilakukan di antara kedua huruf konsonan tersebut. Contohnya, ap-ril, cap-lok, dan makh-luk.

Sumber : Jurnal Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


Baca juga : gabungan kata.

 

Demikian pembahasan lengkap mengenai apa itu huruf vokal beserta contoh-contohnya yang bisa kamu pelajari. Selamat belajar dan semoga bermanfaat.

Baca Juga Materi Berikut Ini
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Freelance, Content Writer, Bloger, dan Kontributor di beberapa media.

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Posting Komentar

close