RajaBackLink.com

Majas Paradoks : Pengertian, Ciri, dan Contohnya [Lengkap]

Majas Paradoks

Kita pasti sudah sering mendengar tentang kata "majas paradoks". Tapi waktu harus dijelaskan secara rinci, kebanyakan dari kita pasti juga tidak bisa melakukannya dengan benar. Sebab jenis majas ini adalah suatu gaya bahasa yang lebih mudah dipraktekan langsung dibandingkan dijelaskan secara teori.

Tapi bukan berarti kita tidak perlu belajar tentang paradoks walaupun sudah sering mendengarnya setiap hari.

Bila ingin memanfaatkan teknik bahasa ini dengan maksimal, kita perlu memahami apa itu majas paradoks beserta ciri dan fungsinya. Jadi mari pelajari bersama dalam artikel hari ini.

 

Apa Itu Majas Paradoks?

Paradoks

Majas paradoks merupakan sebuah kalimat atau gaya bahasa dimana di dalamnya terdapat dua hal yang saling bertentangan satu dengan lainnya. Seperti, "Kupingnya tuli, tapi ia mendengar tangisan saudaranya yang kelaparan setiap hari."

Jika diterjemahkan kata per kata secara harfiah, "tuli" artinya adalah orang yang tidak bisa mendengar. Tetapi kalimat tersebut dilanjutkan dengan kata "Ia mendengar tangisan", yang mana seharusnya tidak mungkin.

Memang kalimat ini tidak masuk akal. Tetapi pasti mengerti apa maksud dari kalimat tersebut. Itulah sebabnya ada majas atau gaya bahasa yang digunakan untuk menggambarkan sebuah ekspresi melalui rangkaian kalimat tidak masuk akal.

Contoh lain yang lebih sederhana adalah "Berdiri lebih melelahkan daripada berjalan".

Dari kalimat tersebut, kita semua tahu bahwa berjalan membutuhkan lebih banyak tenaga dibandingkan berdiri. Tapi contoh kalimat di atas juga merupakan sebuah fakta yang bisa dibuktikan oleh ilmu sains.

Itulah mengapa kalimat "Berdiri lebih melelahkan daripada berjalan" dikategorikan sebagai contoh majas paradoks. Sebab fakta dari kalimat tersebut bertentangan dengan nalar manusia pada umumnya.

 

Pengertian Majas Paradoks Menurut Para Ahli

Agar lebih paham tentang majas paradoks, mari pelajari juga apa definisinya menurut para ahli.

 

Tim Guru Indonesia dalam buku Top No. 1 SKL UN SMA IPA 2017 (2016)

Majas paradoks adalah sebuah gaya bahasa yang mengutarakan opini saling berlawanan.

 

Agustina Gereda (2016)

Paradoks adalah sebuah situasi yang timbul akibat sejumlah premis yang diakui kebenarannya bertolak belakang dari suatu pernyataan, mengandung konflik, dan kontradiksi.

 

Rachmad Djoko Pradopo (1990)

Kontradiksi artinya adalah sebuah pertentangan yang disebabkan oleh paradoks dan ironi.

 

Ciri-ciri Kalimat Majas Paradoks

Sebenarnya menemukan kalimat paradoks dalam tulisan atau puisi adalah hal yang mudah. Kita cukup mencarinya berdasarkan ciri-ciri di bawah ini.

  • Majas paradoks selalu berisi dua hal yang saling bertentangan
  • Kedua fakta bertentangan dalam paradoks sama-sama benar
  • Memberi arti imajinatif kepada pembaca
  • Tidak bisa diartikan secara harfiah

Jika sebuah kalimat punya 4 ciri di atas, kemungkinan besar kalimat tersebut adalah sebuah paradoks.

 

Kapan Majas Paradoks Digunakan?

Kita memang jarang menggunakan gaya kalimat ini dalam percakapan sehari-hari. Tetapi paradoks tetap sering kita temukan di media tulisan lain seperti koran, puisi, judul film, iklan, dan masih banyak lagi.

Hal ini dikarenakan kalimat paradoks punya fungsi khusus sebagai berikut.

  • Memberi kesan emosional dan dramatis kepada pembaca
  • Penghadir imajinasi tambahan dalam sebuah kalimat
  • Menyampaikan pesan yang luas dalam kalimat singkat
  • Sebagai peringatan kepada lawan bicara dengan cara yang lebih sopan, sekretif, dan tersembunyi.

Dalam sebuah cerita horor, kalian pasti sering membaca kalimat seperti "Seluruh tubuhnya ingin lari dari tempat itu, tapi tidak ada satu anggota badan pun yang bergerak".

Kalimat tersebut merupakan paradoks dengan kontradiksi di dalamnya. Tetapi kalimat tersebut juga memberi kesan dramatis, yaitu saking takutnya, sang tokoh sampai tidak bisa menggerakan kakinya.

 

Contoh Majas Paradoks

Jika disebutkan satu per satu, ada ribuan kalimat majas paradoks baik yang sudah pernah kita dengar maupun yang baru. Oleh karena itu, kita akan sebutkan beberapa yang paling mudah dimengerti atau paling umum ditemukan dalam karya tulis saja.

  1. Gus Dur sang presiden yang buta, tapi bisa melihat ratapan rakyatnya
  2. Di tengah keramaian Kota Jakarta, banyak orang yang selalu merasa kesepian
  3. Hujan yang mengguyur desa itu menjadi penghilang harta penduduknya
  4. Tuturnya yang halus membuat hati semakin sakit
  5. Rumah Pak Iskan selalu bersih, padahal ia orang yang malas
  6. Rakyat miskin tinggal di negeri kaya raya
  7. Hati kecil bernyali besar
  8. Kenaikan BBM dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia
  9. Orang- orang pintar mengambil keputusan bodoh tanpa pikir panjang
  10. Membeli banyak barang untuk menabung
  11. Petani kelaparan di tengah ladang padinya

 

Asal-usul Kata Paradoks

Selain mempelajari tentang majas paradoks, mari pelajari juga asal kata dari  majas ini.

 

Paradoks atau Paradox merupakan sebuah kata yang berasal dari Bahasa Yunani, yaitu "Paradoxon". Artinya adalah sebuah kontradiksi atau berlawanan. Tetapi, Paradoks tidak seperti antonim alias lawan kata dari sesuatu.

Paradoks lebih masuk akal bila diartikan sebagai pernyataan yang saling bertentangan dalam satu kalimat atau teori. Sehingga pernyataan tersebut tidak bisa dikatakan sebagai benar ataupun salah.

Paradoks juga bisa diartikan sebagai pertanyaan tanpa jawaban pasti. Misalnya seperti "Lebih dulu mana, telur atau ayam?". Pertanyaan seperti ini pasti sudah pernah kita dengar ratusan kali. Tetapi belum bisa dijawab oleh nalar umum, karena telur dikeluarkan oleh ayam dan ayam berasal dari telur.

Dalam ilmu sastra dan kebahasaan sendiri, paradoks adalah sebuah teknik berbahasa yang digunakan untuk mengajak pembaca berpikir secara kritis di luar nalar pada umumnya.

 

Contoh Sebuah Paradoks

Paradoks dan majas paradoks bukanlah dua hal yang sama. Sebab, majas paradoks merupakan sebuah kalimat dengan pernyataan yang saling kontradiksi, sedangkan paradoks lebih umum diartikan sebagai sebuah teori atau permasalahan tanpa jalan keluar pasti.

Sebenarnya contoh teori paradoks pun ada banyak. Beberapa yang paling dikenal di antaranya:

  • Paradoks Kakek dan Mesin Waktu
  • Kidnapper Paradox
  • Butterfly Effect Paradox
  • Bootstrap Paradox
  • Predestination Paradox

Agar tidak terlalu panjang, kita akan bahas Kidnapper Paradox saja.

"Suatu ketika ada seorang penculik yang bermain tebak-tebakan dengan ayah dari sang anak. Sang penculik berkata 'Jika kau bisa menebak apa yang akan aku lakukan, maka aku akan mengembalikan anakmu'. Sang ayah menebak bahwa penculik tidak akan mengembalikan anaknya, dan tebakan tersebut benar."

Dari serangkaian peristiwa tersebut, apa yang akan terjadi pada sang anak?

Bila si anak dikembalikan oleh penculiknya, maka tebakan sang ayah salah. Jika sang penculik tidak mengembalikan anaknya, berarti ia melanggar permainannya sendiri.

Itulah mengapa peristiwa tersebut disebut sebagai paradoks, karena tidak ada jawaban yang benar jika mengikuti pernyataan dari kalimatnya.

Itulah penjelasan tentang majas paradoks beserta ciri dan contohnya. Selain itu, kita juga membahas tentang apa yang dimaksud dengan paradoks itu sendiri dan perbedaannya dengan kalimat majas.

Semoga setelah membaca artikel ini kita jadi semakin paham tentang gaya bahasa paradoks dan tidak keliru dengan teori paradoks.

Posting Komentar

Komentar yang sesuai dengan postingan dan tidak mengandung unsur negatif pasti akan disetujui oleh admin :)

Maaf, tidak diperkenankan berkomentar menggunakan atau mengandung tautan aktif
Indonesia Website Awards