mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Teks Iklan : Pengertian, Ciri-ciri, Jenis + Contoh [Lengkap]

Teks Iklan : Pengertian, Ciri-ciri, Jenis + Contoh [Lengkap]

Teks iklan

Pernahkah kamu melihat atau membaca teks iklan di berbagai media? Baik itu koran, televisi, majalah ataupun yang lainnya? Saya yakin sebagian besar pembaca sudah pernah mengetahuinya.

Pada dasarnya, iklan dibuat dengan tujuan menarik perhatian konsumen agar mau membeli sesuatu yang ditawarkan oleh penjual. Atau dalam arti lain, iklan menjadi salah satu metode promosi yang sampai saat ini masih terus digunakan.

Pada kesempatan kali ini Ayo Berbahasa bakal membahas materi secara lebih dalam seputar teks iklan lengkap dengan contohnya. Yuk, simak konten ini sampai selesai.

Apa Itu Teks Iklan?

Iklan atau pariwara dapat diartikan sebagai segala bentuk pesan promosi benda dan ide yang disampaikan melalui media dengan biaya sponsor dan ditunjukan kepada sebagian besar masyarakat.

Iklan bisa ditempati di media cetak atau media digital. Jika ditempatkan pada media cetak, maka akan dibatasi dengan ruang atau tempat dan apabila ditempatkan pada media digital maka akan dibatasi dengan durasi. Intinya iklan pasti dibuat sesingkat mungkin.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, iklan diartikan sebagai berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan.

Teks iklan menjadi media yang cukup efektif untuk mempromosikan produk atau jasa karena memiliki jangkauan luas. Teks iklan juga dapat diartikan sebagai teks yang mendoron dan membujuk khalayak agar tertarik pada produk dan jasa yang ditawarkan.

Baca juga : materi teks berita.

Tujuan Teks Iklan

Iklan dibuat tentu saja bukan tanpa tujuan yang jelas. Pada dasarnya adalah beberapa tujuan pembuatan iklan yakni sebagai berikut :

Memberitahu Konsumen

Tujuan iklan yang pertama adalah memberitahu konsumen mengenai kelebihan produk atau jasa yang dijual. Pengiklan biasanya mengatakan bahwa produk tersebut jauh lebih baik daripada produk kompetitor.

Mengajak Pembeli Agar Membeli

Tujuan kedua dengan adanya iklan diharapkan calon pembeli menjadi tertarik dan pada akhirnya membeli barang yang dijual tersebut.

Sebagai Pengingat

Teks iklan dibuat dengan tujuan untuk mengingatkan konsumen terhadap produk/jasa yang dijual. Dengan harapan jika sudah teringat dengan barang tersebut pembeli tertarik untuk membelinya.

Ciri-ciri Teks Iklan

Seperti halnya dengan jenis teks lain, iklan juga memiliki ciri. Berikut ini beberapa karakteristik dari teks pariwara/iklan yang baik :

Memiliki Target yang Jelas

Iklan yang baik harus memiliki target atau sasaran yang jelas. Bukan sekadar promosi saja tanpa ada target pasar atau konsumennya.

Memiliki Daya Tarik

Sudah seharusnya iklan memiliki daya tarik sehingga membuat calon pembeli atau konsumen menjadi tertarik. Bukan hanya dari kata-kata saja, tetapi layoutnya juga harus menarik.

Memiliki Slogan yang Jelas

Di dalam iklan pasti terdapat slogan yang merupakan kata-kata padat dan jelas yang bertujuan untuk menarik perhatian konsumen agar mau membaca informasi mengenai iklan yang dipromosikan. Jika slogan saja tidak jelas, mana mungkin calon konsumen bisa tertarik untuk membeli.

Headline yang Singkat

Ciri iklan yang baik selanjutnya adalah memiliki headline yang singkat, bahkan hanya 10 kata saja. Headline yang terlalu panjang membuat calon konsumen menjadi bosan ketika membacanya. Selain itu headline singkat dapat meminimalisir budget pembuatan iklan.

Memiliki Unsur Persuasif

Teks pariwara mengandung unsur persuasif. Maksud persuasif di sini adalah bersifat mengajak sehingga calon pembeli menjadi tersugesti dengan ajakan tersebut.

Jenis-jenis Teks Iklan

Jenis-jenis teks iklan

Ada banyak macam teks iklan yang bisa kamu temui dalam kehidupan sehari-hari. Dan iklan tersebut terbagi menjadi beberapa jenis yaitu menurut media, isi dan tujuannya. Agar lebih jelas, mari simak penjelasannya berikut ini.

Jenis Iklan Menurut Media

Menurut medianya, iklan terbagi menjadi empat macam yaitu iklan elektronik, iklan cetak, iklan internet, iklan luar ruangan. Berikut adalah penjelasannya :

Iklan Elektronik

Iklan elektronik adalah iklan yang menggunakan media elektronik seperti televisi dan radio. Lebih menonjolkan audio dan video sebagai media penyimpanan iklan.

Sementara itu untuk iklan radio hanya menonjolkan suara saja. Meski sudah jarang peminatnya, namun hingga saat ini masih cukup banyak orang yang menaruh iklan di radio.

Iklan Cetak

Iklan cetak merupakan iklan yang terdapat pada media cetak. Iklan ini dibuat dengan teknik cetak seperti letterpress, sablon, inkjet, print, dan sebagainya.

Iklan Internet

Iklan internet merupakan iklan yang disampaikan melalui media internet baik itu website, blog, mesin pencari, sosial media, dan lain sebagainya. Beberapa contoh iklan internet adalah endorsement di media sosial, iklan banner di website, dan lain sebagainya.

Iklan Luar Ruangan

Merupakan iklan yang banyak ditemukan di jalanan. Yang termasuk iklan luar ruangan yaitu iklan papan billboard, iklan spanduk, dan sebagainya.

Jenis Iklan Menurut Isinya

Menurut isinya, iklan terbagi menjadi tiga macam yaitu iklan pengumuman, iklan penawaran, dan iklan layanan masyarakat.

Iklan Pengumuman

Yang pertama adalah iklan pengumuman atau pemberitahuan. Iklan ini dibuat dengan tujuan menarik perhatian khalayak tertentu melalui sebuah informasi tertentu.
Beberapa contoh iklan pengumuman antara lain yaitu iklan reuni sekolah, iklan acara kerja bakti, dan lain sebagainya.

Iklan Penawaran

Iklan penawaran atau niaga merupakan iklan yang bertujuan untuk menawarkan barang atau jasa kepada khalayak ramai agar membeli atau menggunakan barang atau jasa tersebut. Contohnya adalah iklan jual makanan, iklan jasa servis mobil, iklan jasa pengobatan, dan lain sebagainya.

Iklan Layanan Masyarakat

Iklan layanan masyarakat merupakan iklan yang dibuat dengan tujuan memberikan penjelasan dan pencerahan mengenai sesuatu hal guna meningkatkan kesadaran masyarakat pada isu-isu tertentu. Biasanya jenis iklan ini diterbitkan oleh instansi pemerintah.

Beberapa contoh iklan layanan masyarakat antara lain yaitu iklan menghemat listrik, kampanye larangan merokok, iklan penggunaan masker, dan lain sebagainya.

Jenis Iklan Menurut Tujuannya

Sementara itu, menurut tujuannya iklan dibagi menjadi dua jenis yaitu iklan komersial dan iklan non komersial.

Iklan Komersial

Iklan komersial merupakan iklan yang dibuat dengan tujuan mencari keuntungan ekonomi guna meningkatkan penjualan. Contoh dari iklan komersial yaitu iklan jual beli sepeda motor, iklan jual beli mobil, iklan ponsel terbaru, dan sebagainya.

Iklan Non Komersial

Berbeda dengan iklan komersial, iklan non komersial tidak bertujuan mencari keuntungan. Tetapi tujuannya adalah untuk memberikan informasi mengenai isu-isu penting yang harus disadari.

Contoh iklan non komersial antara lain yaitu iklan tata cara pembayaran pajak, iklan menjaga kebersihan lingkungan, dan masih banyak lagi yang lainnya.


Struktur Teks Iklan

Teks pariwara terbagi atas tiga struktur utama yaitu judul, nama produk, dan penjelasan. Berikut masing-masing penjelasan struktur tersebut :

Judul

Judul merupakan salah satu struktur iklan yang terletak di bagian atas sendiri. Akan tetapi, tidak semua iklan menampilkan judul tetapi langsung menampilkan nama produk di bagian atas.

Nama Produk

Pada bagian ini berisi nama produk atau jasa yang dijual. Karena merupakan unsur terpenting pada iklan, maka struktur ini harus benar-benar ada dan jangan sampai dilupakan.

Penjelasan

Dan struktur yang terakhir adalah penjelasan produk/jasa atau juga disebut sebagai deskripsi. Isinya adalah memberikan pejelasan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan kepada khalayak termasuk cara mendapatkan produk tersebut dan kontak yang bisa dihubungi.

Syarat Teks Iklan

Iklan yang baik harus memenuhi beberapa persyaratan setidaknya dari dua sisi, yakni segi isi dan segi bahasa. Apa saja syarat-syaratnya?

Dari Isinya

  • Objektif dan jujur
  • Singkat, padat, jelas, dan mudah dipahami.
  • Menarik perhatian banyak orang.
  • Tidak menyinggung pihak manapun.

Dari Bahasanya

  • Menggunakan kata yang menarik, logis, dan sopan.
  • Ungkapan yang memikat dan memiliki daya sugesti pada khalayak.
  • Menuju pada sasaran.
  • Bahasa disusun guna menonjolkan informasi yang dipentingkan

Kaidah Kebahasaan Teks Iklan

Berikut ini beberapa ciri kebahasaan yang harus ada pada teks iklan atau pariwara :

Menggunakan Kalimat Persuasif

Iklan yang bersifat mengajak harus terdapat kalimat persuasif di dalamnya. Kalimat persuasif sendiri merupakan kalimat yang memiliki tujuan untuk membujuk dan meyakinkan pembacanya supaya melakukan atau menerima ide penulis tentang suatu hal.

Menggunakan Kalimat Imperatif

Selain memakai kalimat persuasif, iklan juga harus mengandung kalimat imperatif. Kalimat imperatif merupakan kalimat yang bersifat memberi perintah atau komando seperti ikutilah, hadirilah, ramaikanlah, dan lain sebagainya.

Menggunakan Rima

Kata-kata pada sebuah iklan biasanya juga terdapat rima di dalamnya yang merupakan pengulangan nada atau bunyi. Adanya rima ini bertujuan membuat iklan semakin menarik dan berkesan bagi konsumen.

Menggunakan Slogan

Dan yang jangan sampai dilupakan, teks iklan harus mengandung slogan didalamnya. Slogan merupakan motto atau frasa yang dipakai pada konteks politik, komersial, agama, dan lainnya, sebagai ekspresi sebuah ide atau tujuan yang mudah diingat (Wikipedia).

Jadi, adanya slogan ini membuat calon pembeli, klien, atau konsumen menjadi mudah ingat dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Alhasil, peluang terjadi transaksi akan semakin besar.

Beberapa contoh slogan antara lain yaitu :
  • Murah, cepat dan handal.
  • Semakin di depan.
  • Pionir ayam geprek murah di Indonesia.
  • Rasa teh terbaik ada di pucuknya.
  • Apapun makanannya, minumnya tetap teh botol sosro.

Baca juga : materi teks narasi.

Contoh Teks Iklan Singkat

Agar semakin paham, berikut ini saya berikan satu contoh iklan dari brand terkenal yang bisa kamu jadikan sebagai referensi :

Sumber gambar : telkomsel.com

Jadi itulah sedikit penjelasan mengenai teks iklan beserta contohnya. Semoga materi ini bermanfaat untuk kamu dan sampai jumpa pada materi-materi selanjutnya dari Ayo Berbahasa.
Baca Juga Materi Berikut Ini
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Freelance, Content Writer, Bloger, dan Kontributor di beberapa media.

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Posting Komentar