mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
10 Jenis-jenis Kata Lengkap dengan Penjelasannya

10 Jenis-jenis Kata Lengkap dengan Penjelasannya

Jenis-jenis kata

Untuk bisa berbahasa Indonesia yang baik, kita perlu mengetahui apa saja jenis – jenis kata. Di dalam bahasa Indonesia sendiri, terdapat 10 jenis kata dengan berbagai arti. Tiap katanya juga memiliki fungsi dan penempatan yang berbeda di dalam kalimat.

Namun sebelum mempelajari tentang jenis – jenis kata, kita perlu tahu apa arti dari kata itu sendiri. Dalam KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, “kata” dapat didefinisikan sebagai unsur bahasa yang diucapkan atau dituliskan dan merupakan perwujudan kesatuan antara perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam berbahasa.

10 Jenis – Jenis Kata, Definisi, dan Contohnya

Para ahli bahasa memiliki klasifikasinya masing – masing terhadap jenis kata. Seperti contohnya Aristoteles yang mengklasifikasikan kata menjadi 3 jenis yaitu Onoma, Rhema, dan Syndeimoi. Sedangkan di Belanda, kata bisa diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu Valensi Morfologis dan Valensi Sintaksis.

Namun dalam bahasa universal termasuk bahasa Indonesia, terdapat jenis – jenis kata bisa diklasifikasikan ke dalam 10 jenis. Yakni kata benda, kata kerja, kata sifat, kata ganti, kata bilangan, kata keterangan, kata sandang, kata sambung, kata depan, dan kata seru. Berikut ini adalah penjelasan dan contohnya :

Baca juga : apa itu rima?

1. Kata Benda (Nomina)

Nomina atau kata benda merupakan kata yang mengacu pada benda hidup maupun benda mati. Kata benda juga bisa menjelaskan benda yang terlihat maupun benda abstrak. Seperti contohnya adalah rumah, meja, kursi, kucing, anjing dan lain – lain. Sedangkan contoh benda abstrak atau tidak terlihat adalah cinta, kasih, kehidupan, dan lain – lain.

Kata benda juga bisa merupakan kata sifat dan kata kerja yang memiliki imbuhan. Seperti contohnya ‘pembersih’ dari kata dasar ‘bersih’, ‘kepintaran’ dengan kata dasar ‘pintar’, atau potongan dari kata dasar ‘potong’. Kata benda bisa digunakan sebagai subjek, objek, maupun keterangan. Beberapa contohnya adalah :

  • Nasi telah saya makan (nasi menjadi kata benda sebagai subjek)
  • Saya makan nasi (nasi menjadi kata benda sebagai objek)
  • Saya makan nasi di meja (meja menjadi kata benda sebagai keterangan tempat)

Materi selengkapnya tentang kata benda bisa kamu baca di sini.

2. Kata Kerja (Verba)

Jenis – jenis kata yang berikutnya adalah verba atau kata kerja. Jenis kata ini menunjukan sebuah perlakukan, kegiatan, atau tindakan baik yang sudah dilakukan, belum dilakukan atau yang sedang dilakukan. Dalam bahasa Indonesia, kata kerja bisa dibagi menjadi 2 jenis yaitu kata kerja dasar dan kata kerja turunan.

Kata Kerja Dasar

Kata kerja dasar merupakan kata yang bisa berdiri sendiri tanpa membutuhkan keterangan. Seperti contohnya adalah tidur, mandi, makan, dan lain – lain.

Kata Kerja Turunan

Kata kerja turunan adalah kata kerja yang mengalami proses morfologi, afiksasi, reduplikasi, komposisi, atau. gramatikalisasi. Kata kerja turunan juga bisa dibedakan menjadi 6 jenis yaitu :

  • Kata kerja berafiksasi, adalah kata kerja yang memiliki imbuhan. Contohnya : Saya memukul meja, Dia mencuci baju
  • Kata kerja berduplikasi, adalah kata kerja yang melakukan pengulangan. Contohnya : Ia selalu jalan – jalan di jam pelajaran, Jangan marah – marah terus
  • Kata kerja berkonyungsi, adalah kata kerja yang memiliki imbuhan dan melakukan pengulangan. Contohnya : Ia hanya bernyanyi – nyayi di dalam mobil, Jangan membelok – belokan perkataan
  • Kata kerja majemuk, adalah kata kerja yang terdiri dari 2 pasang kata. Contohnya : Unjuk rasa mahasiswa dilakukan di siang hari, terjun payung kini menjadi hobi untuk pencinta olahraga

Ingin tau materi lengkap tentang kata kerja? Silakan baca materi verba berikut ini.


3. Kata Sifat (Adjektiva)

Berikutnya ada kata sifat atau adjektiva. Jenis kata ini menunjukan sifat,karakter, perilaku, atau keadaan seseorang. Kata sifat juga bisa dibedakan menajdi 3 jenis, yaitu :

  • Kata sifat dasar, adalah kata sifat yang bisa bediri sendiri. Contohnya : rajin, buruk, pintar, hebat, kaya
  • Kata sifat berafiks, adalah kata sifat yang memilki imbuhan. Contohnya : terbaik, kepintaran, kehebatan, kesejahteraan
  • Kata sifat bereduplikasi, adalah kata sifat yang mengalami pengulangan kata. Contohnya : tua – tua, kecil – kecil


4. Kata Ganti (Promina)

Kata ganti merupakan sebuah kata yang menjadi pengganti dari kata yang dimaksudkan baik orang, benda, dan lain – lain. Kata ganti bisa dibagi ke dalam 5 jenis, yakni :

  • Kata ganti orang, adalah kata ganti yang dimaksudkan untuk mengganti orang, kelompok atau pembicara. Contohnya : saya, hamba, kamu, tuan, dikau, dan lain – lain
  • Kata ganti empunya, adalah kata ganti yang menunjukan pemilik suatu benda atau barang.  Contohnya : bajuku, mobilnya, sekolahnya, dan lain – lain
  • Kata ganti penanya, adalah kata ganti yang menunjukan sebuah pertanyaan. Contohnya : apa, siapa, dimana, kapan, mengapa, dan lain – lain
  • Kata ganti penunjuk, adalah kata ganti yang menunjukan tempat atau lokasi sebuah kejadian. Contohnya : di sini, itu, di sana, dan lain – lain
  • Kata ganti penghubung, adalah kata ganti yang menghubungkan antara anak kalimat dengan induknya.  Contohnya : yang ‘kecil’ harus menghormati yang ‘besar’

5. Kata Bilangan (Numeralia)

Jenis – jenis kata yang berikutnya adalah kata bilangan atau numeralia. Jenis kata ini digunakan untuk menunjukan jumlah dalam sebuah kata. Contohnya : sejuta, seratus, setengah, seperempat, dan lain – lain.

6. Kata Keterangan (Adverbia)

Kata keterangan atau adverbia adalah jenis kata yang berfungsi memberikan keterangan pada sebuah kata.
Contohnya : paling, sangat, dan lain – lain.

7. Kata Sandang (Artikel)

Kata sandang adalah jenis kata yang tidak punya makna khusus dan digunakan untuk memperjelas kata yang ada didepannya. Contohnya : Si, Sang, Hyang, Yang dan lain – lain

8. Kata Sambung (Konjungsi)

Kata sambung merupakan jenis kata yang menghubungkan dua kata dalam satu kalimat ataupun dua kalimat secara langsung. Konjungsi dalam bahasa Indonesia, dapat dibedakan menjadi konjungsi intrakalimat, antar kalimat, dan antar paragraf.

9. Kata Depan (Preposisi)

Kata depan adalah jenis kata yang berada di depan kata benda, sifat, dan kata kerja yang menunjukan arti tertentu. Contoh kata depan antara lain : di, ke, dari, kepada, daripada, dsb.

10. Kata Seru (Interjeksi)

Kata seru adalah jenis kata yang menunjukan ekspresi, emosi, dan keadaan dalam sebuah situasi. Contohnya : Ih, wow, ah, sial, dan lain sebagainya.

Demikianlah beberapa pembahan mengenai jenis – jenis kata yang ada dalam bahasa Indonesia. Jangan lupa untuk menggunakan berbahasa Indonesia yang baik dan benar setiap hari.
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Gemar menulis dan bermimpi menjadi penulis profesional.

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

1 comment

Post a Comment

Komentar yang sesuai dengan postingan dan tidak mengandung unsur negatif pasti akan disetujui oleh admin :)

Maaf, tidak diperkenankan berkomentar menggunakan atau mengandung tautan aktif