mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Pengertian Kata Seru (Interjeksi), Contoh dan Penjelasannya

Pengertian Kata Seru (Interjeksi), Contoh dan Penjelasannya

Pengertian kata seru

Setelah membahas tentang kata depan di artikel sebelumnya, kali ini kita akan membahas jenis kata yang terakhir yaitu kata seru atau interjeksi. Seperti yang kita ketahui, ada 10 jenis kata dalam bahasa Indonesia. Mulai dari kata benda, kata kerja, kata ganti, kata sifat, kata bilangan, keterangan, sandang, sambung, kata depan, dan kata seru.

Dalam artikel ini, kita akan membahas semua tentang kata seru, mulai dari pengertian, jenis – jenis kata seru berdasarkan fungsi dan bentuknya, serta contoh penggunaannya. Nah, langsung saja  simak pembahasan dan penjelasannya dalam konten berikut ini.

Pengertian Kata Seru

Dalam bahasa Indonesia, kata seru atau interjeksi dapat diartikan sebagai kata yang menggambarkan perasaan hati seseorang. Baik itu senang, sedih, marah, sakit, kesal, terkejut, sakit, jijik, syukur, dan lain – lain.
Menurut Moeliono, salah satu ahli bahasa Indonesia, kata seru bisa diartikan sebagai kata tugas yang mengungkapkan rasa hati manusia. kata seru juga digunakan untuk memperkuat ungkapan perasaan atau rasa hati seperti heran, jijik, atau sedih.

Sementara itu menurut Kridalaksana (2015: 93) interjeksi merupakan kata-kata yang dipakai untuk mengungkapkan emosi penutur dengan menggunakan intonasi yang relevan). Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia juga telah dijelaskan mengenai pengertian kata seru yakni sebuah kata yang mengungkapkan seruan perasaan.

Sedangkan Sudaryanto menjelaskan bahwa kata interjeksi merupakan kategori kata yang digunakan untuk mengungkapkan rasa hati penuturnya. Oleh karena itu, interjeksi memiliki kadar muatan yang tinggi dan bersifat efektif. Kata seru bukan bagian dari integral seperti kategori lain dalam struktur kalimat tunggal. Sehingga kata ini sederajat dengan klausa.

Ciri-ciri Kata Seru

Interjeksi memiliki beberapa ciri-ciri yang harus kamu ketahui antara lain yaitu :

  • Kalimat interjeksi memiliki intonasi yang menggambarkan isi perasaan dari pembicara.
  • Penempatannya berada di awal kalimat, pada umumnya hanya terdiri atas satu kata dan kemudian di ikuti tanda koma bila dalam bentuk tertulis.
  • Digunakan untuk menegaskan perasaan.


Jenis-jenis Kata Seru

Jenis-jenis Kata Seru

Secara garis besar, Interjeksi dibedakan menjadi 2, yakni Interjeksi berdasarkan fungsinya dan interjeksi berdasarkan bentuknya. Berikut masing-masing penjelasannya

Jenis Kata Seru Berdasarkan Fungsinya

Bila dibedakan berdasarkan fungsinya, Interjeksi bisa dibagi ke dalam 7 jenis. Berikut penjelasan tiap jenisnya.

1. Menyatakan Kekaguman

Fungsi interjeksi yang pertama adalah untuk menunjukan kekaguman penutur pada apa yang ia lihat, dengar, atau rasakan. Kata seru yang menyatakan kekaguman umumnya diawali dengan kata aduhai, wah, asyik,  wow, luar biasa, dan lain - lain. Contoh penggunaannya dalam kalimat adalah sebagai berikut :

  • Wah, cantik sekali bajumu!
  • Asyik, besok kita pergi liburan!
  • Wow, ternyata kamu hebat sekali!
  • Aduhai, indah sekali pemandangan dari sini!
  • Luar biasa, dia menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat!

2. Menyatakan Rasa Syukur

Berikutnya, kata seru juga bisa digunakan untuk mengungkapkan rasa syukur seseorang. Umumnya, rasa syukur diungkapkan dengan kata seru syukurlah, untung, alhamdulillah, puji tuhan, dan lain - lain. Berikut ini adalah contoh penggunaannya dalam satu kalimat.

  • Syukurlah, kita bisa lolos dari ujian ini.
  • Untung saja aku masih sempat mengambil barang kita di mobil.
  • Alhamdulillah, kita masih diberi kesehatan dan keselamatan.
  • Puji tuhan, kita bisa berkumpul kembali.

3. Menyatakan Harapan

Interjeksi juga bisa digunakan untuk mengungkapkan sebuah harapan atau keinginan seseorang. Kata seru yang menyatakan harapan biasanya menggunakan kata semoga, mudah - mudahan, aku harap, insya Allah, dan lain - lain. Beberapa contoh kata seru yang menyatakan pengharapan di antaranya :

  • Semoga dia bisa segera sembuh dan melakukan aktivitas seperti dulu.
  • Mudah - mudahan kita semua lulus dengan nilai yang memuaskan.
  • Aku harap kita bisa selalu berkumpul hingga dewasa
  • Insya Allah kamu akan berhasil di masa depan

4. Menyatakan Kemarahan

Berikutnya, interjeksi juga bisa digunakan dalam memperlihatkan kekesalan atau kemarahan seseorang. Umumnya, menyatakan kekesalan menggunakan kata dasar, ah, brengsek, sial, dan lain - lain. Contoh penggunaan interjeksi untuk menyatakan kemarahan adalah sebagai berikut :

  • Dasar orang tidak tahu di untung!
  • Ah, kamu pembohong!
  • Sial, aku lupa membawa ponsel ku.
  • Brengsek, dia mencuri dompet ku!

5. Menyatakan Rasa Kaget

Selain menyatakan kemarahan, interjeksi juga bisa digunakan untuk mengungkapkan rasa kaget dan terkejut. Umumnya, rasa kaget diutarakan dengan kata astaga, alamak, astagfirullah, hah, dan lain - lain. Berikut ini adalah contoh penggunaan kata seru untuk mengungkapkan rasa kaget.

  • Astaga, rumahmu benar - benar kemasukan maling?
  • Astagfirullah, kok dia jahat banget sih?
  • Hah, nilainya bisa setinggi itu?
  • Alamak, aku lupa membawa tugas yang kemarin.

6. Ungkapan Panggilan

Kata seru juga bisa digunakan sebagai ungkapan panggilan atau memanggil seseorang. Penggunaan kata seru sebagai panggilan biasanya diawali kata Hai, Halo, Woy, Hei, dan lain - lain. Contoh penggunaan kalimat interjeksi sebagai ungkapan panggilan di antaranya :

  • Hei, jangan sentuh barang itu!
  • Halo, kamu baru di sini ya?
  • Woy, lihat - lihat kalau jalan!
  • Hai Adi, bagaimana kabar kamu?

7. Ungkapan Ajakan

Terakhir, interjeksi bisa digunakan sebagai kalimat ajakan pada seseorang. Kalimat seru yang mengungkapkan ajakan umumnya diawali dengan kata ayo, mari, yuk, dan lain - lain. Contoh penggunaan interjeksi sebagai kalimat seruan adalah sebagai berikut.

  • Yuk kita lihat pertunjukan seni di kelas sebelah!
  • Ayo, jangan sampai kita terlambat!
  • Mari masuk, yang lain sudah menunggu.
  • Ayo cepat, keretanya sebentar lagi berangkat!

Baca juga : lima fungsi bahasa

Jenis Kata Seru Berdasarkan Bentuknya

Selain dibedakan berdasarkan fungsinya, interjeksi juga bisa dibedakan berdasarkan bentuknya. Ada 5 bentuk kata seru dengan karakteristik masing - masing. Berikut ini adalah penjelasan untuk tiap bentuknya.

1. Interjeksi Asli

Interjeksi asli adalah kata seru yang tidak dikaitkan dengan kata lain. Contohnya hey, wah, wow, hah, duh, ih, oh, dan lain - lain.

2. Interjeksi Biasa

Interjeksi biasa adalah kata yang mengambil dari kata - kata biasa. Contohnya adalah aduh, ayo, kasihan, sial, masa, amboi, alamak, dan lain - lain.

3. Interjeksi Ungkapan

Bentuk interjeksi yang berikutnya adalah interjeksi ungkapan. Bentuk kata ini umumnya menggunakan bahasa keagamaan seperti alhamdulillah, subhanallah, astagfirullah, puji tuhan, dan lain - lain.

4. Interjeksi Gabungan

Sesuai dengan namanya, interjeksi gabungan adalah kata seru yang terdiri dari gabungan dua kata atau lebih. Seperti contohnya adalah tidak mungkin, semoga saja, aku harap, dan lain - lain.

5, Interjeksi Tiruan Bunyi

Bentuk interjeksi yang terakhir adalah interjeksi tiruan bunyi. Bentuk ini menggunakan kata dari bunyi sebuah alat atau benturan. Contohnya adalah bruk, blar, brr, bim, brak, dor, brruhh, dan lain - lain. (Baca juga : apa itu rima?)

Beberapa Contoh Kata Seru

Setelah mengetahui jenis - jenis dan definisi kata seru, berikutnya kita akan mengetahui lebih banyak lagi contoh kata seru dalam kalimat berdasarkan bentuknya.

Contoh Interjeksi Menyatakan Kaget

  • Astaga, tega sekali kamu berkata seperti itu!
  • Ya ampun, kenapa kamu melakukan hal itu?
  • Astagfirullah, apa itu tadi?
  • Hah, dia jahat sekali.
  • Gila, tendangannya kencang sekali!

Contoh Interjeksi Menyatakan Kekaguman

  • Subhanallah, pemandangan di gunung ini memang tidak ada duanya.
  • Amboi, kita sampai juga.
  • Wah, wajahnya cantik sekali ya.
  • Aduhai, indah sekali pemandangan langit malam ini.

Contoh Interjeksi Menyatakan Syukur

  • Alhamdulillah, kita sampai juga.
  • Syukurlah, semua sudah baik - baik saja sekarang,
  • Alhamdulillah, kamu tidak ikut ke pergaulan yang buruk

Contoh Interjeksi Menyatakan Rasa Marah

  • Celaka, kita ketinggalan pesawat!
  • Dasar, sudah diberi tahu tidak juga mengerti!
  • Sialan, akan ku balas nanti.
  • Keparat, dia berhasil kabur!

Contoh Interjeksi Menyatakan Harapan

  • Semoga saja ada orang yang mau membantunya
  • Semoga kita bisa mendapatkan nilai terbaik di ujian berikutnya
  • Insya Allah aku akan datang ke rapat desa
  • Mudah - mudahan perkiraannya tidak terjadi

Contoh Interjeksi Menyatakan Ajakan

  • Ayo kita mengerjakan tugas bersama!
  • Mari coba kue buatan ibuku.
  • Yuk kita beli roti di kantin sekolah

Contoh Interjeksi Menyatakan Panggilan

  • Hei, darimana saja sih kamu?
  • Eh, aku boleh ikutan mainkan?
  • Woy, jangan sombong dong!

Demikianlah beberapa informasi mengenai kata seru dari pengertian, pembedaan berdasarkan bentuk dan fungsinya, serta contohnya. Semoga artikel ini bisa membantu kalian berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Baca Juga Materi Berikut Ini
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Dengan menulis, ada banyak hal yang bisa kita bagikan

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Posting Komentar