mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Apa Itu Kalimat Tunggal : Pengertian, Jenis, dan Contoh [Lengkap]

Apa Itu Kalimat Tunggal : Pengertian, Jenis, dan Contoh [Lengkap]

Apa itu kalimat tunggal

Salah satu jenis kalimat menurut jumlah frasanya adalah kalimat tunggal. Tahukah kamu apa itu kalimat tunggal? Kalau belum tau mari kita belajar bersama melalui konten berikut ini.

Bukan cuma membahas pengertiannya saja, kita juga akan belajar tentang ciri-ciri, jenis, unsur, dan juga contoh dari kalimat tunggal. Maka dari itu, yuk baca konten ini sampai selesai.

 

Pengertian Kalimat Tunggal

Apa itu kalimat tunggal? Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki unsur subjek dan predikat saja. Namun, bisa juga diikuti objek dan keterangan jika memang dibutuhkan. Perluasan kalimat tunggal bisa dilakukan di antara keterangan tempat, keterangan waktu, keterangan alat, keterangan cara, dan sebagainya.

Sementara itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi V, kalimat tunggal diartikan sebagai kalimat yang hanya terdiri atas satu klausa saja.

 

Ciri-ciri Kalimat Tunggal

Beberapa ciri dari kalimat tunggal adalah sebagai berikut :

  • Memiliki satu peristiwa pokok saja.
  • Memiliki satu struktur penyusun kalimat.
  • Tanpa ada kata hubung dan tanda baca koma.
  • Selalu diawali dengan huruf kapital.

 

Unsur-Unsur Kalimat Tunggal

Pada dasarnya, kalimat tunggal terdiri atas susunan S - P - O - K. S merupakan singkatan dari Subjek, P singkatan dari Predikat, O singkatan dari Objek dan K singkatan dari Keterangan.

Nah, berikut ini kita akan menjelaskan setiap unsur kalimat tunggal beserta contohnya.

 

Subjek

Sebenarnya, subjek dalam sebuah kalimat tidak selalu nama orang atau kata sapaan seperti saya, kamu, dia, mereka, dan lainnya. Subjek dalam kalimat bisa juga berupa nama benda atau hewan, yang mana banyak ditemukan dalam kalimat pasif.

Namun dalam kalimat tunggal, subjek selalu ditulis berupa pelaku sebagai awalan kalimat tersebut.

Keberadaaan subjek sendiri memiliki banyak fungsi, diantaranya:

  • Membentuk kesatuan pikiran
  • Memperjelas makna kalimat
  • Menjadi pokok pikiran
  • Membentuk kalimat dasar
  • Memperjelas pikiran ungkapan

Dalam kalimat tunggal, subjek selalu ada di awal kalimat. Nah, berikut ini adalah beberapa contoh subjek dalam sebuah kalimat

  1. Saya makan nasi di rumah
  2. Ardi bermain bola bersama teman
  3. Riska mengerjakan pr di kamar
  4. Dia menggambar hewan setiap hari
  5. Wawan menulis cerpen tentang sekolahnya

 

Predikat

Predikat merupakan kata yang menjelaskan apa kegiatan subjek dalam kalimat tersebut. Bisa dibilang, predikat merupakan kata kerja atau kata aktivitas yang dilakukan oleh subjek.

Namun predikat juga bisa terdiri dari sebuah kata sifat atau kata yang menggambarkan suasana hati dan perasaan subjek.

Dalam kalimat tunggal, kata predikat selalu ada di samping subjek. Contohnya:

  1. Saya makan nasi di rumah
  2. Ardi bermain bola bersama teman
  3. Riska mengerjakan pr di kamar
  4. Dia menggambar hewan setiap hari
  5. Wawan menulis cerpen tentang sekolahnya

 

Objek

Selanjutnya ada objek, kata yang penjelas dari predikat. Dalam kalimat tunggal, objek selalu ada di samping predikat.

Objek sendiri tidak harus berupa benda. Bisa saja objek dalam sebuah kalimat ditulis berupa nama orang, hewan atau makhluk hidup lainnya.

Berikut ini adalah beberapa contoh objek dalam kalimat tunggal.

  1. Saya makan nasi di rumah
  2. Ardi bermain bola bersama teman
  3. Riska mengerjakan pr di kamar
  4. Dia menggambar hewan setiap hari
  5. Wawan menulis cerpen tentang sekolahnya

 

Keterangan

Yang terakhir adalah keterangan. Dalam sebuah kalimat, keterangan bisa terbagi dalam 6 jenis, yaitu:

Berikut ini adalah beberapa contoh keterangan dalam kalimat tunggal.

  1. Saya makan nasi di rumah
  2. Ardi bermain bola bersama teman
  3. Riska mengerjakan pr di kamar
  4. Dia menggambar hewan setiap hari
  5. Wawan menulis cerpen tentang sekolahnya

 

Jenis Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal juga bisa tersedia dalam banyak jenis, diantaranya:

 

Kalimat Nominal

Kalimat nominal adalah kalimat yang memiliki predikat berupa kata benda. Contohnya yaitu :

  • Ayahnya adalah dokter hewan.
  • Ibu Dewi seorang perawat.
  • Pak Edi seorang dosen.
  • Pak Handoko seorang guru.
  • Kevin adalah seorang pilot
  • Komputer itu buatan Amerika
  • Dia merupakan pegawai minimarket.
  • Ayahnya seorang tentara.

 

Kalimat Verbal

Kalimat verbal, adalah kalimat yang memiliki predikat berupa kata kerja. Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut :

  • Roni tidur.
  • Ani membaca novel.
  • Kakak makan pecel di warung Bu Susi.
  • Adik mengerjakan tugaa Matematika kemari malam.
  • Rina berjalan jauh.
  • Ibu sedang mencuci piring.
  • Adik bermain layang-layang sampai sore
  • Rani sedang mencari bukunya yang terselip
  • Kami pergi berkemah di Gunung Rinjani.
  • Ibu sedang memasak makanan.

 

Kalimat Adjektiva

Kalimat adjektiva adalah kalimat yang memiliki predikat berupa kata sifat. Contohnya adalah :

  • Bunga mawar itu sangat harum.
  • Sepatuku sudah rusak.
  • Celana adik kotor.
  • Dia sedang merenung.
  • Wanita itu sangat cantik.
  • Pria itu sangat tampan.

 

Kalimat Preposisional

Kalimat preposisional adalah kalimat yang memiliki predikat berupa preposisi. Beberapa contohnya yaitu :

  • Ada tikus di bawah ranjang tidurku
  • Linda pergi ke pasar.
  • Aku masih di sekolah
  • Nenek tinggal di desa.
  • Adik menulis dengan pensil.
  • Jembatan ini dibangun oleh pemerintah desa.
  • Kami segera ke sana sekarang
  • Paman sedang ada di hotel
  • Buku kakak di dalam tas.
  • Pulpennya di atas kasur.
  • Ikan di aquarium.
  • Laptop di atas meja.

 

Kalimat Numerial

Kalimat numerial atau kalimat numeralia adalah kalimat yang memiliki predikat berupa kata bilangan. Contohnya yaitu :

  • Aku mempunyai lima permen.
  • Kakekku berulang tahun ke-60.
  • Uang yang dibutuhkan sebanyak dua juta.
  • Kakak memiliki dua sepeda motor.
  • Perusahaan membutuhkan komputer sebanyak 90 unit.

 

Seperti itulah penjelasan lengkap mengenai kalimat tunggal. Semoga artikel ini bisa membantu kamu belajar menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Baca Juga Materi Berikut Ini
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Freelance, Content Writer, Bloger, dan Kontributor di beberapa media.

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Posting Komentar