mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Apa Itu Teks Argumentasi : Definisi, Ciri + Contoh [Lengkap]

Apa Itu Teks Argumentasi : Definisi, Ciri + Contoh [Lengkap]

Apa itu teks argumentasi

Salah satu jenis teks dalam bahasa Indonesia adalah teks argumentasi. Teks yang satu ini sangat mudah kamu temukan di koran atau majalah yang isinya argumen atau pendapat tentang suatu permasalahan.

Isi dari paragraf argumentasi bukan sekadar pendapat saja. Melainkan juga harus didukung dengan dengan data, fakta, dan ulasan yang objektif. Jadi, apa yang disampaikan melalui teks bukan sekadar asumsi belaka.

Melalui konten ini, saya akan menjelaskan tentang pengertian, ciri-ciri, struktur, hingga contoh dari teks argumentasi. Untuk lebih jelasnya mari simak penjelasan selengkapnya berikut ini :

Apa Itu Teks Argumentasi?


Teks argumentasi merupakan teks yang berisi bacaan untuk meyakinkan pembaca agar sepemikiran dengan apa yang disampaikan oleh penulis. Isinya bisa berupa penjelasan, alasan, ulasan, maupun pembuktian secara objektif yang didukung dengan contoh, analogi, dan sebab akibat.

Sesuai dengan definisi tersebut, penulisan paragraf argumentasi bertujuan untuk meyakinkan dan mempengaruhi pembaca supaya memiliki argumen yang sama dengan penulis.

Tak hanya itu saja, paragraf argumentasi juga bertujuan untuk mempengaruhi perilaku pembaca, menarik simpati pembaca, dan juga mencegah atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu.


Pengertian Teks Argumentasi Menurut Ahli

Berikut ini definisi paragraf argumentasi menurut beberapa ahli :

Aceng Hasani (2005 : 43)

Menurut Aceng Hasani, paragraf argumentasi merupakan paragraf yang isinya berusaha mempengaruhi orang lain dengan cara menyajikan bukti – bukti sebagai penguat yang dinyatakan secara logis dan berdasarkan fakta dengan tujuan pembaca atau pendengar tertarik dengan yang dikemukakan oleh penulis.

Alwasilah (2005 : 116)

Paragraf argumentasi menurut Alwasilah adalah karangan yang isinya membuktikan kebenaran atau ketidakbenaran dari sebuah pernyataan.

Priyatni (2008 : 148)

Menurut Priyatni, definisi paragraf argumentasi adalah paragraf yang bertujuan meyakinkan sesuatu kepada pembaca.

Menurut Keraf (1997 : 116)

Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, supaya mereka percaya dan pada akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis.

Ciri-ciri Teks Argumentasi

Ada beberapa ciri dari paragraf argumentasi yang membedakan dengan teks lainnya. Apa saja itu? Mari simak penjelasannya berikut ini :
  • Berisi pendapat, pandangan, dan juga keyakinan penulis mengenai suatu permasalahan.
  • Pendapat dan pandangan tersebut didukung dengan data yang faktual agar semakin meyakinkan pembaca.
  • Terdapat sumber referensi yang jelas dengan didukung data-data faktual.
  • Terdapat kalimat yang mengandung unsur ajakan.
  • Menjelaskan permasalahan dengan cara menganalisis dan menganalogikannya.
  • Diakhiri dengan kesimpulan berupa pendapat yang lebih luas.


Struktur Teks Argumentasi

Teks argumentasi terbagi menjadi tiga struktur yaitu pendahuluan, tubuh argumen, serta kesimpulan. Berikut ini masing-masing penjelasan dari struktur tersebut :

Pendahuluan

Berisi tentang topik argumen yang akan disampaikan kepada pembaca. Pada bagian ini menjadi dasar-dasar mengapa pendapat harus dikemukakan dan dibuat sebagus mungkin untuk menarik minat pembaca untuk membacanya hingga selesai.

Tubuh Argumen

Struktur teks argumentasi berikutnya adalah tubun argumen. Isinya yaitu pembuktian dari argumentasi yang telah disampaikan. Pada bagian ini lebih tepatnya berisi ide, pendapat, dan sudut pandang yang didukung dengan fakta yang bisa membuktikan pendapat tersebut.

Penutup

Merupakan kesimpulan akhir dari paragraf argumentasi. Kesimpulan harus selogis mungkin dan mencakup seluruh tulisan sehingga dapat meyakinkan pembaca.


Jenis-jenis Teks Argumentasi

Jenis-jenis teks Argumentasi

Tidak hanya satu, paragraf argumentasi terbagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu argumentasi sebab-akibat, argumentasi akibat-sebab, argumentasi rincian, dan argumentasi contoh. Berikut masing-masing penjelasannya :

Argumentasi Sebab-Akibat

Apa itu teks argumentasi sebab-akibat? Jenis paragraf argumentasi yang satu ini merupakan bacaan yang diawali dengan penyebab suatu permasalahan. Dan pada akhirnya menghasilkan suatu akibat yang nantinya akan menjadi kesimpulan.

Argumentasi Akibat-Sebab

Sedangkan untuk jenis argumentasi yang satu ini adalah kebalikan dari argumentasi sebab-akibat. Diawali dengan akibat berupa ulasan, ide, atau pendapat dan diakhiri dengan sebab dari suatu permasalahan.

Argumentasi Rincian

Argumentasi rincian merupakan argumentasi yang mengandung pendapat dan alasan penulis yang diikuti dengan rincian.

Argumentasi Contoh

Dan jenis teks argumentasi yang terakhir adalah argumentasi contoh. Berisi tentang pendapat penulis yang diikuti dengan contoh sebagai bukti untuk mendukung opini atau pendapat penulis sehingga tidak bisa disangkal oleh pembicara.

Langkah-Langkah Membuat Teks Argumentasi

Sekarang mari kita mulai belajar membuat paragraf argumentasi. Langkah-langkah yang perlu kamu lakukan yaitu sebagai berikut :

Menentukan Topik

Membuat karangan jenis apapun, termasuk karangan argumentasi proses penulisannya dimulai dari penentuan topik. Untuk pembuatan argumentasi, topik dapat bersumber dari pengetahuan dan pendapat. Selain itu ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menentukan topik teks argumentasi :
  • Berhubungan dengan pengetahuan penulis.
  • Memiliki data dan fakta yang objektif.
  • Memiliki sumber acuan.
  • Ruang lingkup yang tidak terlalu luas.
  • Berhubungan dengan pengetahuan yang pernah kita dapatkan.


Menyusun Kerangka Karangan

Langkah berikutnya adalah menyusun kerangka karangan. Tentu saja harus disesuaikan dengan jenis teks argumentasi yang dibuat. Sebagai contoh, jika kamu ingin membuat karangan argumentasi sebab akibat maka kerangka yang dibuat dimulai dengan sebab terlebih dahulu baru dilanjutkan dan diakhiri dengan akibat.

Mengembangkan Kerangka Karangan

Setelah penyusunan kerangka karangan, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah mengembangkan kerangka karangan tersebut sehingga menjadi paragraf yang utuh. Langkah ini menjadi langkah inti dari pembuatan teks argumentasi.

Yang tidak kalah penting dalam pengembangan kerangka tulisan argumentasi adalah menyiapkan data-data pendukung. Data-data ini bisa kamu masukkan ke paragraf argumentasi yang sedang disusun.

Menyunting Karangan

Setelah mengembangkan kerangka karangan, sebenarnya kamu telah selesai membuat paragraf argumentasi. Akan tetapi, tentu saja memerlukan pengecekan ulang guna menghindari kesalahan penulisan ataupun kesalahan-kesalahan lainnya yang mungkin tidak disadari.

Karena hal itulah, menyunting tulisan sangat diperlukan dalam penulisan teks apapun, termasuk argumentasi. Melakukan penyuntingan juga bisa membuat karanganmu semakin bagus dan sempurna.

Contoh Teks Argumentasi

Sebagai penutup materi, berikut ini saya berikan contoh teks argumentasi yang disertai dengan strukturnya :

Kecelakaan Lalu Lintas

  • Pendahuluan
Jumlah kecelakaan lalu lintas di jalan raya semakin banyak jumlahnya. Tak hanya melibatkan kendaraan roda dua, tetapi juga kendaraan roda empat. Jumlahnya meningkat dibandingkan dengan lima tahun yang lalu.
  • Tubuh Argumentasi
Data dari Kepolisian Republik Indonesia menunjukkan bahwa terjadi 107.500 kecelakaan lalu lintas pada tahun 2019. Jumlah ini meningkat 3% dari tahun 2018 dengan jumlah 103.672 kecelakaan. Kecelakaan paling sering terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru
  • Kesimpulan
Meningkatnya angka kecelakaan ini disebabkan karena meningkatnya volume kendaraan saat mereka pergi ke kampung halaman.

Perilaku Menyimpang Remaja

  • Pendahuluan
Perilaku remaja saat ini telah jauh menyimpang dari nilai moral yang berlaku di masyarakat. Banyak faktor yang membuat hal ini bisa terjadi.
  • Tubuh Argumentasi
Faktor yang pertama adalah kurang tersaringnya budaya barat ke Indonesia, terutama budaya negatif seks bebas, narkoba dan lain sebagainya. Budaya-budaya ini telah menjamur dan memberikan efek negatif bagi para remaja.

Data dari Badan Narkotika Nasional menunjukkan bahwa 2,3 juta pelajar mengkonsumsi narkoba. Sementara itu, hasil penelitian dari Reckitt Benckiser Indonesia menemukan bahwa 33% remaja di Indonesia pernah melakukan hubungan seksual sebelum menikah.

Angka-angka tersebut jumlahnya semakin meningkat pada saat ini dan semakin sulit terkontrol.

Faktor yang kedua adalah rendahnya pengetahuan ilmu agama para remaja. Padahal ilmu agama bisa menjadi pengontrol diri untuk mencegah perbuatan tercela.

Faktor terakhir adalah kurangnya pengawasan orang tua. Sudah seharusnya orang tua menjadi yang paling bertanggung jawab terhadap perilaku dan pergaulan anak-anaknya.

Orangtua yang kurang peduli dengan anaknya bisa mengakibatkan mereka merasa kurang disayangi sehingga mencari rasa sayang itu di luar keluarga yang cenderung mengarah ke dalam negatif dan bersifat semu, seperti minum alkohol, club malam, narkoba dan bahkan melakukan seks bebas.

  • Penutup
Akibatnya perilaku para remaja saat ini tidak mencerminkan budaya luhur bangsa kita dengan nilai dan norma yang ada.

Demikian pembahasan lengkap mengenai apa itu teks argumentasi beserta ciri-ciri, struktur, dan juga contohnya. Selamat belajar dan jangan lupa bagikan kepada yang lainnya ya.
Baca Juga Materi Berikut Ini
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Seorang content writer

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Posting Komentar