mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Materi Teks Deskripsi : Pengertian, Tujuan, Ciri-ciri, Struktur + Contoh

Materi Teks Deskripsi : Pengertian, Tujuan, Ciri-ciri, Struktur + Contoh

Materi teks deskripsi lengkap

Materi teks deskripsi bahasa Indonesia pernah diajarkan pada saat kamu menempuh pendidikan SMA. Apakah kamu masih ingat dengan materi yang satu ini? Atau justru sudah lupa sama sekali? Bagi kamu yang kini masih menempuh pendidikan SMA, sangat tepat untuk mempelajari tentang materi teks deskripsi berikut ini. Dan bagi kalian yang sudah lulus pun juga tak ada ruginya mempelajari tentang teks deskripsi.

Materi Teks Deskripsi (Lengkap)

Pada materi kali ini, seperti biasa saya akan menjelaskan pengertian/definisi terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan. Tidak lupa di bagian akhir, saya berikan contoh teks deskripsi agar kamu semakin paham.

Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi merupakan sebuah paragraf dimana ide pokoknya menggambarkan secara jelas objek, tempat, atau peristiwa, kepada pembaca yang seolah-olah merasakan langsung apa yang disampaikan pada teks tersebut.

Istilah deskripsi sendiri diambil dari bahasa latin yaitu "describe" yang artinya menggambarkan atau memberikan suatu hal. Jadi, bisa disimpulkan bahwa teks deskripsi memiliki arti sebuah teks yang menggambarkan tentang suatu hal yang sebenarnya sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, dan merasakan dari apa yang disampaikan melalui teks deskripsi tersebut.

Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, makna dari deskripsi adalah pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci. Tak sekadar itu saja, para ahli juga memberikan pandangannya tentang definisi teks deskripsi. Berikut ini pengertian teks deskripsi menurut para ahli.

1. Felicia Nuradi Utorodewo

Menurut Felicia Nuradi Utorodewo, teks deskripsi adalah suatu tulisan yang dibuat dengan tujuan untuk menggambarkan bentuk objek pengamatan, sifat, rasa, atau corak dengan mengandalkan panca indera dalam proses penguraiannya.

2. Gorys Keraf (1982:93)

Arti deskripsi menurut Gorys Keraf adalah suatu wacana yang digunakan untuk menyampaikan hal atau objek pembicaraan sehingga para pembaca bagaikan melihat sendiri objek tersebut secara langsung. Selain itu, di dalam deskripsi penulis memindahkan kesan-kesannya, hasil pengambatan, perasaan, penyampaian sifat, serta rincian wujud yang ditemukan pada objek.

3. Henry Guntur Tarigan (1994)

Menurut beliau deskripsi merupakan tulisan yang dapat melukiskan sebuah kisah dengan tujuan mengajak pembaca untuk bisa memahami, merasakan, dan menikmati obyek yang dibicarakan seperti aktivitas, suasana hati, dan lain sebagainya.

Baca juga : pengertian bahasa menurut para ahli.

Tujuan Teks Deskripsi

Teks deskripsi dibuat dengan tujuan agar pembaca seolah-olah bisa melihat dan merasakan apa yang disampaikan penulis melalui teks deskripsi tersebut.

Ciri-ciri Teks Deskripsi

Berikut ini beberapa ciri-ciri dari teks deskripsi yang membedakannya dengan jenis teks lainnya. Apa saja itu?

  1. Teks deskripsi menggambarkan tentang suatu hal.
  2. Saat membaca teks deskripsi, pembaca seolah-olah merasakan langsung apa yang tengah dibahas di dalam teks.
  3. Digambarkan secara jelas dan rinci serta melibatkan kesan indera.
  4. Menjelaskan ciri-ciri fisik objek, seperti ukuran, warna, bentuk, atau ciri-ciri keadaan suatu objek secara terperinci.
  5. Kata-kata dalam teks deskripsi mengandung kata sifat.

Struktur Teks Deskripsi

Struktur teks deskripsi terdiri atas 3 bagian, yakni identifikasi, klasifikasi, dan bagian deskripsi. Berikut ini adalah masing-masing penjelasannya :

  • Identifikasi : berisi penentuan dari identitas seseorang, benda, atau objek lainnya.
  • Klasifikasi : unsur penyusun yang dibuat secara bersistem dalam suatu kelompok menurut kaidah yang sebelumnya telah ditetapkan.
  • Bagian Deskripsi : berisi pemaparan atau gambaran mengenai suatu objek atau topik yang ada dalam paragraf deskripsi tersebut.

Pembelajaran : materi teks negosiasi.

Jenis-jenis Teks Deskripsi

Paragraf deskripsi terbagi atas 3 jenis, yaitu deskripsi spatial, deskripsi subjektif, dan deskripsi objektif. Berikut adalah masing-masing perbedaannya.

  • Teks Deskripsi Spatial : dalam teks deskripsi ini, objek yang dijelaskan hanya berupa tempat, benda, ruang dan lain sebagainya.
  • Teks Deskripsi Subjektif : teks deskripsi yang menggambarkan objek berdasarkan kesan yang dimiliki oleh penulis paragraf tersebut.
  • Teks Deskripsi Objektif : teks deskripsi yang menggambarkan objek dalam wujud yang sebenarnya. Hal ini membuat pembaca dapat membayangkan benda tersebut dengan mudah tanpa ada penambahan opini dari penulis itu sendiri. 

Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Ada beberapa unsur atau kaidah kebahasaan yang ada di dalam teks deskripsi. Contohnya seperti rujukan kata, kata berimbuhan, kata benda, dan lain sebagainya. Berikut adalah penjelasannya :

  • Dalam penulisannya, menggunakan kata benda sesuai topik yang dideskripsikan. Contohnya seperti rumah sakit, mobil, rumahku, dan lain-lain.
  • Mengandung kata sifat yang menggambarkan sesuatu. Misalnya : dua kaos kaki putih, tiga siswa rajin, dan lainnya.
  • Mengandung kata kerja Transitif yang bisa memberikan informasi subjek. Contohnya : Siswa itu memakai seragam putih abu-abu.
  • Mengandung kata keterangan (adverbia) dalam memberikan sebuah informasi tambahan tentang suatu objek. Contoh : dengan cepat atau lambat, di warung kopi, di rumah sakit, di sekolah, dll.
  • Mengandung kiasan atau perumpamaan. Contoh : kulitnya bersih seperti kapas putih.

Yuk dibaca ! Materi teks anekdot (lengkap).

Langkah-langkah Pembuatan Teks Deskripsi

Membuat teks deskripsi sejatinya tidak terlalu sulit asal kamu tau bagaimana cara membuatnya. Ikuti langkah-langkah di bawah ini apabila kamu ingin membuat teks deskripsi :

1. Tentukan Tema Terlebih Dahulu

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan menentukan tema atau topik sebelum benar-benar membuat teks deskripsi. Sebagai contoh jika kamu ingin mengambil tema lingkungan, maka kamu bisa menjelaskan kondisi lingkungan kampung, sungai, hutan, dan lain sebagainya.

2. Melakukan Pengamatan Terhadap Objek

Jika topik sudah ditentukan, maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah melakukan pengamatan terhadap objek yang akan dideskripsikan. Sebagai contoh, jika kamu ingin mendeskripsikan sebuah pasar maka kamu harus datang terlebih dahulu ke pasar tersebut untuk mengetahui bagaimana kondisinya. Dengan begitu, hasil paragraf deskripsi menjadi lebih akurat.

3. Mengumpulkan Data-data

Hal ini juga tak kalah penting. Ketika kamu melakukan pengamatan, pastikan juga mengumpulkan data-data pendukung guna memperkuat paragraf deskripsi yang ditulis. Supaya lebih rapi, silakan pilah-pilah data sesuai dengan kategori. Hal ini dapat mempermudah proses berikutnya.

4. Menyusun Kerangka Paragraf

Jika bahan-bahan semua sudah siap, langkah berikutnya kamu bisa menyusun kerangka paragraf deskripsi. Kerangka ini terdiri atas gagasan utama plus gagasan penjelas. Kedua gagasan ini menjadi pondasi utama sebelum membuat kerangka paragraf.

5. Mengembangkan Kerangka Tersebut

Bila kerangka paragraf deskripsi sudah dibuat, selanjutnya kamu tinggal mengembangkannya saja. Kamu dapat menggabungkan kalimat-kalimat yang mengandung gagasan dasar dan gagasan penjelas menggunakan kata penghubung sehingga terciptalah paragraf yang logis dan padu.

6. Menyunting Paragraf Deskripsi

Langkah terakhir ini merupakan penyempurnaan agar teks deskripsi yang dibuat menjadi lebih baik dan sempurna. Pastikan tidak ada kata yang kurang lengkap, kurang baku, atau justru masih salah. Selain itu perhatikan penggunakan tanda baca seperti titik, koma, kata penghubung, dan kelengkapan informasi lainnya. Kamu bisa meminta bantuan orang lain untuk mengoreksi teks deskripsi yang telah ditulis.

Panduan lainnya : menentukan ide pokok paragraf.

Contoh Teks Deskripsi

Berikut ini saya berikan contoh teks deskripsi yang dapat kamu jadikan referensi bila suatu saat ingin membuat teks deskripsi.

SMA Negeri 4 Jember

SMA Negeri 4 Jember merupakan salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Lokasinya tepat berada di Jalan Hayam Wuruk, Sempusari, Kaliwates, Krajan, Sempusari, Jember, Jawa Timur. Sekolah ini memiliki luas 9,72 ha dan terdiri atas 24 kelas, 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang guru, 1 ruang tata usaha, 1 ruang perpustakaan, 2 laboratorium komputer, 1 UKS, 1 ruang koperasi siswa, 1 masjid, dan 1 aula besar.

Sekolah ini mengusung konsep hijau, sehingga hampir semua area di SMA Negeri 4 Jember ditumbuhi rumput, tanaman, dan berbagai pepohonan. Di sekolah ini juga dilengkapi dengan fasilitas parkir motor baik untuk siswa maupun guru. Tidak hanya itu saja,  SMA Negeri 4 Jember juga memiliki 2 lapangan yaitu lapangan basket dan lapangan voli.

Lapangan basket juga digunakan untuk tempat upacara bendera setiap hari Senin. Kondisi sekolah ini pun juga terbilang sangat bersih dan juga asri. Di jamin, siapapun yang menempuh pendidikan di SMA ini pasti merasakan kenyamanan yang begitu luar biasa.

Demikianlah pembahasan materi teks deskripsi lengkap, semoga bermanfaat bagi kalian dan terima kasih telah berkunjung di blog ayo berbahasa. Jangan lupa bagikan postingan ini kepada yang lainnya agar semua menjadi tau tentang materi bahasa Indonesia ini.
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Gemar menulis dan bermimpi menjadi penulis profesional.

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Post a Comment