mrYCfYjK1mkwe3u9JafYzq9EkkxKwu39tilpSSGm
Pengertian dan Contoh Kata Polisemi [Lengkap]

Pengertian dan Contoh Kata Polisemi [Lengkap]

contoh kata polisemi

Polisemi merupakan salah satu makna kata dalam bahasa Indonesia. Sebelumnya kita sudah membahas makna kata lainnya seperti afektif, konseptual, reflektif, ameliorasi, tematik, idiomatik, dan lain sebagainya.

Sekarang kita akan belajar tentang makna kata polisemi. Nah apa yang dimaksud dengan polisemi itu dan apa saja contoh-contohnya? Yuk, simak pada konten berikut ini.

 

Apa Itu Polisemi?

Polisemi secara etimologi berasal dari dua kata 'poly' yang artinya banyak dan 'sema' yang artinya tanda. Polisemi bisa diartikan kata yang memiliki banyak makna.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, polisemi adalah bentuk bahasa (kata, frasa, dan sebagainya) yang mempunyai makna lebih dari satu.

Makna yang terkandung bisa berupa makna konotasi atau makna denotasi.

Menurut Keraf (2006 : 37), ada beberapa cara menentukan apakah sebuah kata termasuk polisemi ataukah tidak :

  1. Menetapkan kata berdasarkan etimologi atau sejarahnya
  2. Mengetahui prinsip perluasan makna yang terjadi dari makna dasar kata tersebut

 

Contoh Kata Polisemi dalam Kalimat

Berikut ini beberapa contoh kata polisemi dalam bentuk kalimat bahasa Indonesia :

 

Tinggi

  • Dengan tinggi 180 cm, Rusman menjadi siswa paling tinggi di kelas kami. (Panjang badan)
  • Kita tidak boleh memiliki sikap tinggi hati apapun alasannya. (Sombong)

 

Kepala

  • Saat berdoa biasanya orang akan menundukkan kepala. (Bagian tubuh di atas leher tempat tumbuhnya rambut)
  • Meski umurnya sudah dewasa namun Dion masih belum siap menjadi kepala rumah tangga. (Pemimpin)

 

Langit

  • Langit malam ini gelap sekali, sepertinya nanti akan turun hujan. (Tempat beradanya bulan, bintang, matahari, dan planet yang lain)
  • Dokter gigi menyuruhku membuka mulut lebar-lebar sampai ia bisa melihat langit-langit mulutku dengan jelas. (Bagian atas mulut).

 

Darah

  • Dia kehilangan banyak darah setelah kecelakaan tersebut. (Sel-sel merah dan putih yang mengalir dalam pembuluh darah manusia atau binatang)
  • Aku dan Deswin masih memiliki hubungan darah. (Keturunan)

 

Tangan

  • Ayah langsung menarik tanganku saat aku hampir tertabrak di pinggir jalan tadi. (Anggota badan dari siku sampai ke ujung jari atau dari pergelangan sampai ujung jari)
  • Budi telah menjadi tangan kanan bosnya sejak setahun yang lalu. (Pembantu utama)

 

Raja

  • Gelar raja dangdut diberikan kepada penyanyi senior Rhoma Irama. (Orang yang memiliki keistimewaan khusus)
  • Hampir semua hewan yang hidup di hutan takut pada singa si raja hutan. (Hewan yang dianggap berkuasa terhadap sesamanya)

 

Kursi

  • Sejak kecil Ibu selalu membiasakan kami untuk duduk di kursi saat makan. (Tempat duduk)
  • Paman Budi sudah menghabiskan dana lebih dari 200 juta rupiah agar bisa memasukkan anaknya ke kursi pemerintahan. (Kedudukan, jabatan)

 

Buah

  • Aku minta buah mangga kepada Paman yang tinggal di sebelah rumahku. (Bagian tumbuhan yang berasal dari bunga atau putik dan biasanya berbiji)
  • Kakak sangat menyayangi buah hati semata wayangnya yang bernama Nita. (Anak, jantung hati)

 

Meja

  • Sekolah tersebut telah memesan 100 meja untuk ditaruh di beberapa kelas. (Perkakas yang mempunyai bidang datar sebagai daun mejanya dan berkaki sebagai penyangganya)
  • Atas perbuatannya, Doni harus terseret ke meja hijau. (Pengadilan)

 

Api

  • Sumber api dari kebakaran itu berasal dari tabung gas yang bocor di warung bakso. (Panas dan cahaya yang berasal dari sesuatu yang terbakar)
  • Deni adalah orang yang emosional maka jangan pernah memancing api kemarahannya. (Amarah)

 

Itulah dia penjelasan lengkap tentang pengertian dan contoh kata polisemi. Jika ada yang belum dipahami, langsung saja tanyakan lewat kolom komentar ya.

Baca Juga Materi Berikut Ini
SHARE
Firdaus Deni Febriansyah
Freelance, Content Writer, Bloger, dan Kontributor di beberapa media.

Konten Terkait

Berlangganan Konten Terbaru Via Surel. Gratis!

Posting Komentar